MOROWALI – Tiga Hektare Lahan Larobenu HangusRingkasan Eksekutif (Lead)Sebanyak tiga hektare kawasan hutan dan lahan di Desa Larobenu, Kecamatan Bungku Barat, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, hangus terbakar akibat aktivitas pembakaran lahan yang merembet pada Jumat, 16 Oktober 2026.
Berkat kesigapan Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Morowali bersama unsur TNI, Polri, Pemadam Kebakaran, dan masyarakat setempat, api berhasil dipadamkan sepenuhnya tanpa menimbulkan korban jiwa maupun pengungsi.
Peristiwa bermula pada Jumat, 16 Oktober 2026, menjelang malam pukul 18.30 WITA. Berdasarkan data lapangan, titik api diduga berasal dari aktivitas pembakaran lahan yang dilakukan warga. Sisa bara api yang belum padam sepenuhnya kemudian tertiup angin, menyebar dengan cepat ke area hutan di sekitarnya, dan menyebabkan api membesar secara cepat.
Meskipun kobaran api sempat mengkhawatirkan, situasi kini telah terkendali. Laporan resmi dari Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Sulawesi Tengah, Ir. Asbudianto, S.T., M.Si., memastikan bahwa tidak ada korban jiwa maupun pengungsi dalam insiden ini.
Penanganan dan Situasi Terkini Langkah-langkah taktis dan terpadu langsung dikerahkan di lokasi kejadian:Melakukan kaji cepat (assessment) dampak kerusakan lingkungan.Membangun koordinasi intensif antara BPBD Provinsi Sulawesi Tengah dan BPBD Kabupaten Morowali.
Pengerahan personel gabungan dari TRC BPBD Morowali, Dinas Pemadam Kebakaran, TNI, Polri, serta partisipasi aktif masyarakat untuk melokalisasi dan memadamkan titik api.
Situasi Akhir: Berdasarkan laporan Pusdalops BPBD Kabupaten Morowali, saat ini api telah berhasil dipadamkan secara menyeluruh. Kendati demikian, pihak berwenang tetap menghimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan tinggi terhadap potensi kebakaran susulan di tengah cuaca kering. (Red)














Komentar