SURABAYA – Proyek pengembangan Jatim Hub Nusantara Gateway di kawasan Puspa Agro, Jemundo, Sidoarjo, semakin mendapat perhatian investor internasional. Salah satu calon investor asal Malaysia menunjukkan ketertarikan untuk terlibat dalam pengembangan kawasan logistik dan perdagangan terpadu yang digagas Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui PT Jatim Grha Utama (JGU).
Ketertarikan tersebut menjadi sinyal positif bagi upaya menjadikan Jatim Hub Nusantara Gateway sebagai pusat layanan logistik, perdagangan, dan karantina terpadu yang mendukung posisi Jawa Timur sebagai Gerbang Baru Nusantara. Pengembangan kawasan ini juga sejalan dengan strategi Pemprov Jatim dalam memperkuat konektivitas perdagangan nasional maupun internasional.
Direktur Utama PT JGU Mirza Muttaqien menjelaskan bahwa komunikasi dengan sejumlah investor terus dilakukan untuk mempercepat pengembangan fasilitas pendukung di kawasan tersebut. Menurutnya, minat investor dari Malaysia membuka peluang kerja sama yang lebih luas, terutama dalam pembangunan infrastruktur logistik dan fasilitas penunjang ekspor-impor.
Sebagai tindak lanjut, JGU menyiapkan kajian lanjutan yang akan menjadi dasar dalam menentukan skema investasi, kebutuhan infrastruktur, serta model bisnis yang paling sesuai untuk pengembangan kawasan. Kajian tersebut juga diharapkan mampu memberikan gambaran komprehensif mengenai potensi ekonomi yang dapat dihasilkan dari keberadaan Jatim Hub Nusantara Gateway.
Kawasan ini dirancang menjadi pusat layanan terpadu berbasis karantina, kepabeanan, dan logistik yang dapat melayani arus komoditas dari berbagai daerah di Indonesia. Selain fasilitas karantina, pengembangan kawasan juga mencakup gudang penyimpanan, depo peti kemas, cold storage, area parkir kontainer, hingga sistem teknologi informasi yang terintegrasi.
Keberadaan Jatim Hub Nusantara Gateway dinilai memiliki posisi strategis karena dapat mendukung efisiensi rantai pasok nasional sekaligus memperkuat daya saing produk ekspor Indonesia. Integrasi layanan dalam satu kawasan diharapkan mampu menekan biaya logistik dan mempercepat proses distribusi barang.
Di sisi lain, hubungan ekonomi antara Jawa Timur dan Malaysia yang terus berkembang menjadi modal penting bagi masuknya investasi baru. Pemprov Jawa Timur dalam beberapa tahun terakhir aktif mendorong kerja sama perdagangan dan investasi dengan Malaysia, termasuk melalui berbagai forum bisnis dan misi dagang yang menghasilkan nilai transaksi besar.
Dengan dukungan investor dan penguatan infrastruktur, Jatim Hub Nusantara Gateway diharapkan mampu berkembang menjadi simpul logistik strategis yang tidak hanya melayani kebutuhan Jawa Timur, tetapi juga menjadi gerbang perdagangan bagi kawasan Indonesia Timur serta pasar internasional.














Komentar