Ponorogo Media Central – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan siswa SMK Negeri 2 Ponorogo. Dibuktikannya tiga pesilat muda sekolah yang sukses membawa pulang gelar juara dalam Kejuaraan Pencak Silat Bupati Cup VIII Open Tournament 2026 yang digelar di GOR Ki Mageti, Kabupaten Magetan, pada 23–25 Oktober 2026.
Dalam kejuaraan yang diikuti lebih dari 2.200 peserta dari berbagai daerah tersebut, kontingen SMKN 2 Ponorogo berhasil meraih satu gelar juara pertama dan dua gelar juara kedua. Capaian ini menjadi bukti bahwa siswa sekolah vokasi tidak hanya mampu berprestasi di bidang akademik dan keterampilan kejuruan, tetapi juga di arena olahraga.
Adapun tiga siswa yang berhasil mengharumkan nama sekolah yakni Arya Putra Briliantara, siswa kelas X KLR-1, yang meraih Juara 1 Kelas Bebas Remaja Putra. Sementara itu, Adelia Deswita Anggraini dari kelas X PH-1 berhasil meraih Juara 2 Kelas E Remaja Putri. Prestasi berikutnya diraih oleh Jessica Alliya Marsandha, siswa kelas X DPB-4, yang menyabet Juara 2 Seni Tunggal Remaja Putri.
Kejuaraan Pencak Silat Bupati Cup VIII Open Tournament 2026 menjadi ajang kompetisi bagi para pesilat muda dari berbagai daerah, di antaranya Yogyakarta, Solo, Malang, Surabaya, dan wilayah lainnya.
Persaingan yang ketat dalam turnamen tersebut menjadi pengalaman berharga bagi para atlet untuk menguji kemampuan, mental bertanding, serta kedisiplinan.
Kepala SMK Negeri 2 Ponorogo, Suryanto, M.Pd., menyampaikan apresiasi atas capaian yang diraih ketiga siswanya. Yang diharapkan dari prestasi tersebut menjadi motivasi bagi seluruh peserta didik untuk terus mengembangkan potensi, baik dalam bidang akademik, keterampilan vokasi, olahraga, maupun seni.
“Prestasi tersebut merupakan kebanggaan bagi sekolah sekaligus bukti bahwa siswa SMKN 2 Ponorogo memiliki potensi besar untuk berkembang dan berkompetisi. Kami mengapresiasi kerja keras para siswa serta dukungan pembina dan semua pihak yang telah berkontribusi. Semoga capaian ini menjadi motivasi untuk terus berlatih, meningkatkan kemampuan, dan meraih prestasi yang lebih tinggi, “ujar Suryanto, M.Pd dalam pertemuan, Rabu (28/10/2026).
Menurutnya, pendidikan di SMKN 2 Ponorogo tidak hanya berorientasi pada penguasaan kompetensi kejuruan, tetapi juga pembentukan karakter, kedisiplinan, tanggung jawab, dan sportivitas. Nilai-nilai tersebut menjadi bekal penting bagi peserta didik untuk menghadapi dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Sebagaimana diketahui dalam pembukaan kejuaraan, Bupati Magetan, Hj. Nanik Endang Rusminiarti, M.Pd., menegaskan pentingnya pencak silat sebagai olahraga bela diri sekaligus warisan seni budaya bangsa yang harus dijaga dan dilestarikan.
Kejuaraan ini tidak hanya menjadi ajang perebutan gelar juara, tetapi juga sarana pembinaan atlet muda, penguatan karakter, serta penanaman nilai kejujuran, disiplin, dan sportivitas.
Atas keberhasilan tiga siswa SMKN 2 Ponorogo di Bupati Cup VIII 2026 tersebut, menjadi tambahan energi untuk terus mendorong lahirnya generasi muda yang kompeten, berkarakter, dan berprestasi. Capaian itu sekaligus menegaskan bahwa semangat sekolah vokasi tidak berhenti di ruang praktik, tetapi juga berkibar di gelanggang kompetisi. (Ex)














Komentar