PALU – Dalam rangka menjaga stabilitas keamanan di Kota Palu, personel Satuan Brimob Polda Sulawesi Tengah melaksanakan pemeriksaan terhadap kendaraan yang melintasi kawasan Jembatan Lalove, Jumat (30/10/2026) dini hari.
Kegiatan tersebut merupakan langkah preventif untuk meminimalisir potensi terjadinya keributan atau bentrokan susulan antarwilayah di kawasan tersebut.Pemeriksaan dilakukan terhadap kendaraan yang hendak melintasi Jembatan Lalove sebagai bagian dari upaya mengantisipasi kemungkinan adanya pihak-pihak yang dapat memicu gangguan keamanan.
Langkah ini juga bertujuan menjaga situasi tetap terkendali sehingga masyarakat dapat beraktivitas dan menggunakan akses jalan tersebut dengan aman.Dalam pelaksanaannya, personel Brimob mengedepankan pendekatan humanis dengan tetap menjalin komunikasi yang baik kepada para pengendara.
Setiap pemeriksaan dilakukan secara santun dan persuasif, sehingga masyarakat dapat memahami bahwa langkah pengamanan tersebut ditujukan untuk kepentingan bersama.Wadanyon A Pelopor, AKP Cahyo Suryanto, menyampaikan bahwa pemeriksaan kendaraan merupakan bagian dari upaya pencegahan agar konflik yang sebelumnya terjadi tidak kembali terulang.
Menurutnya, menjaga keamanan kawasan Jembatan Lalove membutuhkan kerja sama antara aparat kepolisian dan masyarakat.“Kami melaksanakan pemeriksaan ini sebagai langkah antisipasi untuk mencegah terjadinya gangguan keamanan maupun bentrokan susulan. Namun, dalam pelaksanaannya kami tetap mengedepankan pendekatan humanis dan komunikasi yang baik kepada masyarakat. Kami berharap para pengendara dapat memahami langkah ini dan bersama-sama menjaga situasi Kota Palu agar tetap aman dan kondusif,” ungkap AKP Cahyo Suryanto.
Kehadiran personel Brimob di kawasan Jembatan Lalove juga menjadi bentuk komitmen Polri dalam memberikan perlindungan dan rasa aman kepada masyarakat. Upaya pencegahan dilakukan agar akses masyarakat tetap dapat digunakan tanpa adanya kekhawatiran terhadap potensi gangguan keamanan.
Satbrimob Polda Sulawesi Tengah mengajak seluruh masyarakat untuk tetap menjaga ketenangan, tidak mudah terprovokasi, serta tidak melakukan tindakan yang dapat memicu perselisihan antarkelompok maupun antarwilayah. Dukungan dan kerja sama masyarakat sangat dibutuhkan agar situasi keamanan di Kota Palu tetap terpelihara.*














Komentar