oleh

Dengan Barcode Antrean RSUD dr. Sayidiman Magetan, Pasien Tak Perlu Menunggu di Ruang Farmasi

banner 468x60

Magetan Media Central— RSUD dr. Sayidiman Magetan menghadirkan inovasi pemantauan antrean obat berbasis barcode di Instalasi Farmasi. Inovasi ini memungkinkan pasien memantau posisi antrean melalui telepon seluler tanpa harus terus berada di ruang tunggu.

Kepala Instalasi Farmasi RSUD dr. Sayidiman Magetan, Apt. Nur Aini, S.Farm., mengatakan inovasi tersebut diterapkan untuk mengurangi kepadatan ruang tunggu sekaligus meningkatkan kenyamanan pasien.

banner 336x280

Hal itu disampaikan Nur Aini saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (28/9/2026).

“Resep yang kami layani bisa mencapai 500 sampai 600 resep per hari. Terkadang datang bersamaan, sementara ruang tunggu kami terbatas,” ujar Nur Aini.

Menurut dia, barcode tercetak pada nomor antrean pasien. Setelah dipindai menggunakan telepon seluler, pasien dapat melihat perkembangan antrean secara langsung.

“Pasien cukup scan barcode. Kalau antreannya masih panjang, bisa menunggu di kantin atau area lain. Ketika nomor antreannya sudah mendekati giliran, pasien bisa kembali,” katanya.

Selain pemantauan antrean, Instalasi Farmasi RSUD dr. Sayidiman Magetan juga menyediakan layanan pengantaran obat ke rumah pasien.

Pasien yang memenuhi ketentuan dapat mendaftar di loket pengantaran setelah resep diterima. Obat kemudian disiapkan petugas dan dikirim ke alamat pasien sesuai mekanisme pelayanan.

“Setelah resep diterima dan pasien memenuhi persyaratan, pasien bisa mendaftar untuk pengantaran. Setelah itu bisa pulang dan obat akan diantar ke rumah,” ujar Nur Aini.

Namun, layanan tersebut tidak berlaku untuk obat yang mengandung narkotika atau psikotropika tunggal karena termasuk obat dalam pengawasan khusus.

Waktu pengantaran menyesuaikan jumlah pesanan dan kondisi pelayanan. Jika kapasitas pengantaran penuh, petugas akan menginformasikan kepada pasien dan menawarkan pilihan pengantaran pada hari berikutnya atau menunggu obat di rumah sakit.

Nur Aini berharap kedua inovasi tersebut dapat membuat pelayanan farmasi lebih nyaman dan efisien.

“Kami berharap pasien lebih nyaman. Tidak perlu berdesakan di ruang tunggu, tetapi tetap bisa memantau antreannya secara langsung,” pungkasnya. (Ex)

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *