Sidoarjo, Media Central — Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026 di Kabupaten Sidoarjo menjadi perhatian setelah muncul informasi mengenai adanya sejumlah murid yang diketahui bersekolah di SMPN 1 Wonoayu, sementara mekanisme penerimaannya masih dipertanyakan oleh sejumlah pihak.
Informasi yang diterima Media Central menyebutkan, terdapat sejumlah murid yang diduga tidak diketahui secara jelas masuk melalui jalur SPMB yang mana. Kondisi tersebut kemudian mendorong perlunya klarifikasi mengenai mekanisme penerimaan murid yang bersangkutan.
Dalam pelaksanaan SPMB 2026, terdapat sejumlah jalur penerimaan yang ditetapkan oleh penyelenggara pendidikan. Di antaranya jalur khusus olahraga, Kelas Khusus Seni Budaya (KKSB), afirmasi, prestasi hasil lomba dan apresiasi, prestasi hasil penilaian rapor, mutasi, serta domisili.
Media Central memperoleh keterangan dari pihak internal salah satu sekolah dasar (SD) asal murid yang dimaksud.
Sumber tersebut menyatakan bahwa pihak sekolah asal tidak mengetahui secara pasti melalui jalur apa murid tersebut kemudian diterima di SMPN 1 Wonoayu.
“Untuk anak didik yang dimaksud, kami tidak mengetahui melalui jalur apa bisa diterima di SMPN 1 Wonoayu,” demikian keterangan yang diterima Media Central.
Keterangan serupa juga diperoleh dari sejumlah orang tua murid. Mereka mempertanyakan mekanisme penerimaan karena mengetahui adanya murid yang sebelumnya tidak diketahui diterima melalui jalur SPMB tertentu, namun kemudian diketahui telah bersekolah di SMPN 1 Wonoayu.
Meski demikian, informasi tersebut masih memerlukan verifikasi dan penjelasan dari pihak-pihak yang berwenang. Media Central tidak menyimpulkan adanya pelanggaran sebelum terdapat keterangan dan data yang dapat dipertanggungjawabkan.
Awak media sebelumnya telah meminta klarifikasi kepada SMPN 1 Wonoayu pada 11 Agustus 2026.
Nishom selaku Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan menjelaskan bahwa pihaknya berkaitan dengan penginputan data siswa baru yang masuk ke SMPN 1 Wonoayu.
Untuk penjelasan lebih lanjut mengenai mekanisme penerimaan, ia menyampaikan perlunya koordinasi dengan pimpinan sekolah.
“Pihaknya hanya mengentri data siswa baru yang masuk di SMPN 1 Wonoayu. Selebihnya saya tidak mengetahui. Untuk mengklarifikasi kami punya atasan yaitu Faiqotul Himmah, S.Kom., M.Pd., selaku Plt. Kepala Sekolah. Coba nanti saya koordinasi dulu dengan beliau,” demikian keterangan Nishom kepada awak media.
Pada 21 Agustus 2026, kembali meminta penjelasan melalui WhatsApp. Nishom menjawab bahwa dirinya perlu terlebih dahulu berkoordinasi dengan kepala sekolah selaku pimpinan.
Sementara pada 26 dan 29 Agustus 2026, kembali berupaya menghubungi Nishom melalui telepon seluler dan pesan WhatsApp untuk memperoleh penjelasan lebih lanjut.
Hingga berita ini diterbitkan, awak media belum memperoleh penjelasan lebih lanjut dari pihak SMPN 1 Wonoayu mengenai mekanisme penerimaan murid yang dipertanyakan tersebut.
(Arya)




















Komentar