oleh

Gubernur dan Wakil Gubernur Sulteng Hadiri Peresmian Jembatan Berani Di Masungkang

banner 468x60

BANGGAI, Central.asia — Akses penghubung antara wilayah Batui IV dan Batui V, di Desa Masungkang, Kecamatan Batui Selatan, Kabupaten Banggai, kini semakin mudah setelah hadirnya jembatan gantung yg diberi nama Jembatan Berani dibangun sebagai solusi atas persoalan penyeberangan yang selama ini dihadapi warga.

Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid bersama Wakil Gubernur Reny A. Lamadjido hadir dalam peresmian jembatan pada hari Rabu, 30 September 2026. Infrastruktur ini dibangun menggunakan dana pribadi Gubernur Anwar Hafid, setelah dirinya mendapat perhatian terhadap kondisi warga, khususnya anak-anak sekolah yang harus menyeberangi sungai ketika hendak beraktivitas dan pergi ke sekolah.

banner 336x280

Sebelumnya, kondisi penyeberangan tersebut sempat menjadi perhatian publik setelah beredar pemberitaan mengenai anak-anak sekolah yang harus menyeberangi sungai ketika debit air meningkat. Saat banjir besar, akses tersebut menjadi sulit bahkan berisiko bagi keselamatan para pelajar dan masyarakat.

Informasi yang sempat viral tersebut kemudian mendorong Gubernur Anwar Hafid untuk mengambil langkah membangun jembatan berani dengan dana pribadi. Pembangunan jembatan gantung yang memiliki bentangan 111 meter di atas Sungai Masungkang, Kecamatan Batui Selatan, dilakukan sebagai respons terhadap persoalan akses warga dan pelajar.

Kini, dengan adanya jembatan berani tersebut, masyarakat tidak lagi bergantung pada penyeberangan sungai yang sangat dipengaruhi kondisi cuaca dan debit air. Akses Batui IV dan Batui V menjadi lebih lancar, terutama bagi aktivitas masyarakat dan anak-anak sekolah.

Pembangunan jembatan ini sekaligus menunjukkan bagaimana persoalan akses dasar masyarakat dapat menjadi perhatian langsung ketika kondisi di lapangan diketahui dan mendapat respons cepat.Bagi warga, jembatan tersebut bukan hanya sebuah bangunan fisik, tetapi menjadi penghubung yang memberikan kemudahan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari serta mendukung akses pendidikan bagi anak-anak di wilayah tersebut.

Jembatan dibangun untuk menghubungkan wilayah, tetapi lebih dari itu, jembatan ini membuka akses dan harapan baru bagi masyarakat Batui. (Pasek Purwanto)

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *