oleh

Kadindik Jatim Aries Agung Paewai Buka UNISCO 2026, Dorong Pelajar Kembangkan Talenta dan Jaga Sportivitas

banner 468x60

SIDOARJO – Mewakili Gubernur Khofifah Indar Parawansa, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Dr. Aries Agung Paewai, S.STP., M.M. secara resmi membuka acara puncak UMAHA National Smart Competition and Olympiad (UNISCO) 2026 yang digelar Universitas Ma’arif Hasyim Latif (UMAHA) Sidoarjo di Grha Anugrah Gusti 2 UMAHA, Rabu (30/9/2026).

Dalam sambutannya, Aries menyampaikan apresiasi kepada UMAHA yang telah memberikan ruang bagi pelajar dari berbagai daerah untuk mengembangkan sekaligus menunjukkan kemampuan dan talenta mereka melalui ajang kompetisi akademik dan nonakademik.

banner 336x280

Aries mengatakan, kegiatan seperti UNISCO sejalan dengan visi Gubernur Jawa Timur dalam membangun pendidikan yang berdampak. Menurutnya, pengembangan pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan berbagai lembaga pendidikan, termasuk perguruan tinggi.

“Ibu Gubernur tentu punya visi yang kuat tentang pendidikan, khususnya di Jawa Timur, yaitu Jatim Cerdas Pendidikan Berdampak,” ujar Aries.

Ia menjelaskan, salah satu bentuk implementasi visi tersebut adalah memberikan ruang seluas-luasnya bagi sekolah maupun perguruan tinggi untuk mengembangkan bakat, minat dan talenta yang dimiliki peserta didik.

Menurut Aries, setiap anak memiliki kemampuan dan potensi yang berbeda. Ada peserta didik yang memiliki keunggulan di bidang akademik, seni, budaya maupun olahraga. Karena itu, diperlukan berbagai wadah apresiasi agar potensi tersebut dapat berkembang secara optimal.

“Setiap manusia dan setiap anak kita tentu tidak punya talenta yang sama. Ada yang kuat di bidang akademik, ada yang kuat di bidang seni, ada yang kuat di bidang budaya, dan ada yang kuat di bidang olahraga,” jelasnya.

Aries menilai UNISCO menjadi salah satu wadah yang memberikan kesempatan kepada para pelajar untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka. Terlebih, ajang tersebut tidak hanya melibatkan peserta dari Jawa Timur, tetapi juga menghadirkan peserta dari berbagai provinsi di Indonesia.

UNISCO Telah Diakreditasi Puspresnas

Dalam kesempatan tersebut, Aries memberikan apresiasi khusus atas telah diakurasinya UNISCO 2026 oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas).

Menurutnya, tidak semua ajang talenta yang diselenggarakan berbagai lembaga dapat langsung mendapatkan pengakuan atau kurasi dari Pusat Prestasi Nasional. Karena itu, keberhasilan UNISCO mendapatkan akurasi tersebut menjadi catatan positif bagi UMAHA.

“Ini suatu kebanggaan karena tidak semua ajang talenta yang diadakan oleh berbagai lembaga bisa diakurasi langsung oleh Pusat Prestasi Nasional,” katanya.

Aries mengungkapkan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Pendidikan juga kerap menyelenggarakan berbagai ajang talenta. Namun, tidak seluruh kegiatan secara otomatis dapat memperoleh kurasi dari Pusat Prestasi Nasional.

Karena itu, ia menilai keberhasilan UNISCO yang baru pertama kali digelar tetapi telah mendapatkan akurasi Puspresnas menunjukkan adanya jejaring dan persiapan yang kuat dari penyelenggara.

Ia juga menyampaikan bahwa capaian peserta dalam UNISCO dapat menjadi salah satu modal untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.

Menurut Aries, prestasi yang diraih melalui kompetisi dapat menjadi bagian dari rekam prestasi peserta didik, termasuk sertifikat dan peringkat yang diperoleh dalam kompetisi.

Titip Lima Pesan kepada Finalis

Di hadapan para finalis, Aries menyampaikan sejumlah pesan yang dititipkan Gubernur Jawa Timur. Pertama, para peserta diminta menunjukkan kemampuan terbaik ketika telah sampai di babak final.

“Kalau sudah sampai di universitas ini, UMAHA ini, anak-anakku sekalian tidak boleh setengah-setengah lagi. Tunjukkan kemampuan yang terbaik,” pesannya.

Kedua, Aries meminta seluruh peserta menjunjung tinggi sportivitas dan kejujuran dalam berkompetisi. Menurutnya, kemenangan yang diraih dengan kejujuran akan menjadi bagian penting dari pembentukan integritas generasi muda.

“Kalau menang tidak jujur, percuma menang. Dengan jujur itu adalah suatu bekal integritas yang akan dibawa anak-anakku sekalian pada masa depan nanti,” tegasnya.

Pesan ketiga adalah membangun jejaring dan persahabatan dengan peserta dari berbagai daerah. Aries menilai kehadiran peserta dari 14 provinsi menjadi kesempatan berharga untuk saling bertukar ilmu dan pengalaman.

“Di sini berkumpul dari 14 provinsi. Ini adalah suatu jejaring yang tidak mudah. Bisa berkumpul dengan berbagai provinsi lain, saling bertukar ilmu, saling bertukar pengalaman,” katanya.

Pesan berikutnya, Aries meminta peserta yang berhasil meraih kemenangan tetap rendah hati. Menurutnya, kemenangan bukan alasan untuk menyombongkan diri, melainkan kesempatan untuk menunjukkan kemampuan dan memberikan manfaat bagi orang lain.

Sementara bagi peserta yang belum berhasil meraih juara, Aries meminta agar tidak menganggap hasil tersebut sebagai kegagalan.

“Bila belum menang jangan merasa gagal, karena kegagalan adalah keberhasilan yang tertunda,” ujarnya.

Belajar, Belajar dan Belajar

Aries juga mengingatkan bahwa keberhasilan peserta hingga dapat mengikuti UNISCO merupakan hasil dari proses panjang. Mulai dari persiapan, belajar hingga melewati berbagai tahapan seleksi dan kompetisi.

Karena itu, ia meminta generasi muda Jawa Timur maupun peserta dari berbagai daerah untuk terus menjadikan belajar sebagai bekal utama dalam meraih masa depan.

“Generasi muda tentu bekalnya adalah sekali lagi dengan belajar, belajar, dan belajar,” katanya.

Ia juga mengingatkan agar peserta tidak sekadar mengikuti pengalaman orang lain, tetapi memahami kemampuan diri sendiri dan terus mengembangkannya.

Menurut Aries, keikutsertaan para peserta dalam UNISCO tentu memiliki tujuan, salah satunya mengukur kemampuan sekaligus mempersiapkan diri untuk meraih masa depan yang lebih baik.

Jatim Terus Jadi Bagian dari Pendidikan Nasional

Dalam sambutannya, Aries juga menyampaikan bahwa Jawa Timur terus menjadi salah satu pusat penyelenggaraan berbagai kegiatan pendidikan dan ajang talenta tingkat nasional.

Ia menyebut, sehari sebelumnya pihaknya menerima kabar mengenai prestasi pelajar Jawa Timur dalam Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) yang berhasil membawa Jawa Timur menjadi juara umum.

Menurutnya, capaian tersebut bukan hasil kerja satu atau dua sekolah saja, tetapi merupakan buah dari kolaborasi berbagai lembaga pendidikan dan para guru di Jawa Timur.

“Ini tentu bukan satu-dua sekolah yang menjadi bagian dari proses ini, tetapi seluruh lembaga pendidikan yang ada di Jawa Timur yang sama-sama bangkit dan semangat untuk memberikan yang terbaik bagi murid-muridnya, terutama guru-guru yang hebat yang terus memberikan dampak positif bagi murid-muridnya,” tuturnya.

Aries kemudian memberikan apresiasi kepada panitia UNISCO UMAHA 2026 yang telah menyelenggarakan kegiatan tersebut.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan sehingga semakin banyak peserta didik mendapatkan ruang untuk mengasah kemampuan, berkompetisi secara sehat dan membangun jejaring dengan pelajar dari berbagai daerah.

Dengan mengucapkan salam dan atas nama Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Aries kemudian secara resmi membuka Puncak UNISCO UMAHA 2026.

“Dengan seizin Ibu Gubernur, Pak Rektor, Ketua Yayasan, mohon izin kami membuka secara resmi kegiatan Puncak UNISCO 2026,” pungkasnya.

Acara tersebut diikuti para finalis dari berbagai daerah bersama guru pendamping. Sebelumnya, panitia mencatat 585 peserta dari 84 sekolah yang berasal dari 14 provinsi mengikuti rangkaian UNISCO 2026 dengan sembilan bidang lomba.

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed