SIGI, Central.asia – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda wilayah Desa Balamoa, Kecamatan Dolo Barat, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, pada Senin (7/9/2026) sekitar pukul 12.57 WITA. Peristiwa ini menghanguskan area seluas kurang lebih 19 hektare dan memicu kepulan asap pekat yang mengarah ke pemukiman warga sekitar.
Berdasarkan laporan resmi dari Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Tengah yang ditandatangani oleh Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Sulteng, Ir. Asbudianto, S.T., M.Si., titik api awal mula terdeteksi oleh warga setempat.
Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Sigi yang menerima laporan pada pukul 17.25 WITA langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan awal menggunakan mesin alkon di titik api bagian bawah gunung bersama masyarakat secara mandiri.
Kendati demikian, petugas menghadapi kendala berat di lapangan. Titik api di bagian atas gunung mengalami perluasan akibat kondisi medan yang terjal dan sulit dijangkau. Akibatnya, asap tebal menyebar luas dan berdampak hingga ke kawasan Dusun Topesino di Desa Mantikole serta Desa Balumpewa, Kecamatan Dolo Barat.
Hingga saat ini, tim gabungan masih bersiaga dan berupaya menembus titik api di lereng gunung bagian bawah arah Desa Balumpewa. Berdasarkan pemantauan terakhir di lapangan, titik api utama di Gunung Balamoa terpantau mulai padam, meskipun masih menyisakan beberapa titik kepulan asap.
Pihak berwenang mendefinisikan bahwa penyebab sementara kebakaran ini diduga kuat berasal dari aktivitas pembakaran lahan yang dilakukan oleh warga. Untungnya, dalam insiden darurat ini tidak terdapat korban jiwa maupun warga yang harus mengungsi.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah melalui instansi terkait bersama jajaran BNPB terus memantau perkembangan situasi ini secara berkala. Kebutuhan mendesak untuk penanganan lanjutan saat ini masih dalam tahap pendataan oleh tim di lapangan demi memastikan keselamatan masyarakat tetap terjaga di tengah ancaman dampak lanjutan karhutla. (Red)














Komentar