Media Central Magetan -Sepanjang 280 meter pembangunan peningkatan jaringan irigasi yang saat ini masih progress dilaksanakan oleh Kelompok HIPPA Tani Mukti Desa Sidomukti Kecamatan Plaosan Kabupaten Magetan Jatim, merupakan pembangunan dari Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI) yang diharapkan lebih menunjang banyak air, kedepan masyarakat petani bisa lancar dalam pengelolaan lahan pertanian.
Mulyani, Ketua HIPPA Tani Mukti pada Selasa (7/7/2026) mengatakan, bahwa harapan dari program ini memberikan dampak langsung terhadap sistem irigasi yang lebih baik dan merata, sehingga kebutuhan air untuk lahan pertanian dapat terpenuhi dengan optimal.
”Diharapkan pembangunan saluran irigasi dengan lebar tinggi 50 meter ini nantinya, petani dalam mengolah lahan lancar dan meningkat, karena pengairan lebih lancar dan efisien, “ucapnya.
Selain itu, juga dikatakan terkait program P3TGAI yang dilaksanakannya sesuai dengan RAB yang sudah ada, serta dikerjakan secara swakelola oleh kelompok Hippa sendiri.
“Pembangunan saluran irigasi ini, kita laksanakan semua diplester dan di aci (hasil tahap akhir). Sisi lain dari hasil pembangunan nantinya memberi pemanfaatan untuk mengaliri air sekitar 20 hektar, “tutur Mulyani.
Sementara itu, Supeno selaku Kepala Desa Sidomukti terkait tersebut menegakan, bahwa program tersebut tidak hanya memperbaiki infrastruktur irigasi, tetapi juga memperkuat semangat gotong royong di kalangan petani. Dengan harapan kedepan program serupa terus dilanjutkan agar kesejahteraan masyarakat petani semakin meningkat.
“Semoga pembangunan lancar, terselesaikan sesuai harapan, agar masyarakat petani bisa segera merasakan manfaatnya, dalam mengelola lahan dan mengakses air irigasi tanpa ada kesulitan dalam hal pengairan, dengan hasil panen menjadi baik, “tutup Supeno, Kepala Desa Sidomukti.
Sebagaimana diketahui pembangunan saluran irigasi dari Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI) dari BBWS Bengawan Solo, merupakan program pemerintah dalam rangka peningkatan perekonomian melalui produksi pangan para petani. (ex)




















Komentar