POSO, Central.asia – Tragedi kejadian Longsor melanda lokasi Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI), Bencana tersebut mengakibatkan empat penambang mengalami luka-luka akibat tertimpa material longsoran di Desa Dongi-Dongi, Kecamatan Lore Utara, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, pada Jumat (11/9/2026) malam.
Peristiwa dan Korban kejadian bermula ketika aktivitas penambangan ilegal berlangsung di kawasan tersebut sebelum material tebing runtuh menimpa para pekerja. Empat korban yang terdiri atas dua laki-laki dan dua perempuan merupakan warga Desa Kapiroe serta Desa Bobo, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi.
Seluruh korban langsung dievakuasi warga menuju Polindes Dongi-Dongi guna mendapatkan perawatan medis sebelum akhirnya dijemput oleh pihak keluarga masing-masing.
Respon SAR dan Penanganan Kantor SAR Pencarian dan Pertolongan (Kansar) Palu memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Kepala Subseksi Operasi Kansar Palu Rusmadi menyatakan bahwa pihaknya tidak memberangkatkan tim penyelamat ke lokasi kejadian.
Keputusan ini diambil setelah tim melakukan verifikasi atas video viral di media sosial dan memastikan bahwa para korban hanya menderita luka-luka ringan serta telah selesai dievakuasi secara mandiri oleh masyarakat setempat.
Kejadian ini kembali menyoroti tingginya risiko keselamatan kerja di kawasan tambang ilegal yang beroperasi tanpa standar pengamanan memadai. Aparat penegak hukum setempat diharapkan segera mengambil langkah tegas untuk menutup aktivitas PETI guna mencegah jatuh korban jiwa di masa mendatang.*


















Komentar