TOLITOLI, Central.asia — Tim SAR Gabungan resmi menutup operasi pencarian terhadap Agus Salim (41), seorang nelayan yang dilaporkan jatuh dari perahu saat memancing di perairan Pulau Kabetan, Kecamatan Ogodeide, Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah, pada Sabtu (10/10/2026).
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kakansar) Palu, Muh. Rizal, S.H., C.A.I., M.Tr., menyampaikan bahwa keputusan penghentian operasi tersebut diambil setelah tim SAR melakukan pencarian intensif selama beberapa hari dengan hasil nihil.
“Operasi SAR resmi dihentikan dan diusulkan untuk ditutup setelah dilakukan musyawarah bersama pihak keluarga korban dan pemerintah setempat pada pukul 15.30 Wita,” ujar Muh. Rizal dalam keterangan tertulisnya.
Peristiwa bermula pada Sabtu (3/10/2026) sekitar pukul 17.00 Wita, ketika korban atas nama Agus Salim berangkat memancing ke perairan Pulau Kabetan. Keesokan harinya, Minggu (4/10/2026) pukul 16.32 Wita, nelayan yang melintas di sekitar pulau menemukan perahu korban dalam kondisi kosong.
Perahu tersebut kemudian ditarik ke pelabuhan.Pihak keluarga bersama masyarakat setempat sempat melakukan pencarian secara mandiri namun tidak membuahkan hasil, hingga akhirnya melapor untuk meminta bantuan SAR.
Pada hari ketujuh pencarian, Sabtu (10/10), rangkaian operasi SAR dimulai pukul 07.00 Wita dengan apel briefing dan pembagian tugas serta peninjauan prosedur keselamatan. Pukul 07.15 Wita,
Tim SAR Gabungan mengerahkan Rigid Inflatable Boat (RIB) Basarnas untuk melakukan penyisiran dengan luas area pencarian mencapai 32 Nautical Mile (NM).Hingga pukul 15.00 Wita, tim di lapangan menyisir berbagai titik koordinat namun belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban. (Red)














Komentar