SURABAYA – Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Jawa Timur menggelar kegiatan Laga Ceria Merdeka dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Rabu (12/8/2026). Kegiatan yang berlangsung di Halaman Kantor Gubernur Jawa Timur, Jalan Pahlawan Nomor 110 Surabaya ini diikuti ribuan peserta yang merupakan perwakilan dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Jatim.

Acara berlangsung meriah dengan berbagai perlombaan dan aktivitas kebersamaan yang dirancang untuk memperkuat solidaritas, meningkatkan kekompakan, serta mempererat kolaborasi antarlembaga di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Jawa Timur sekaligus Ketua Panitia, Dr. Muhamad Hadi Wawan Guntoro, S.STP., M.Si., CIPA, dalam sambutannya menyampaikan bahwa penyelenggaraan Laga Ceria Merdeka tidak sekadar menjadi ajang hiburan dalam peringatan kemerdekaan, tetapi juga menjadi sarana membangun semangat kebersamaan dan sportivitas di kalangan aparatur sipil negara.
Menurutnya, kegiatan tersebut bertujuan mempererat tali silaturahmi, meningkatkan keakraban, serta memperkuat kolaborasi antar ASN dan perangkat daerah. Selain itu, berbagai perlombaan yang digelar juga dirancang untuk menumbuhkan jiwa kepemimpinan, kerja sama tim, kreativitas, serta sportivitas sebagai nilai-nilai penting dalam menjalankan tugas pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.
“Tema yang kami usung adalah olahraga sehat, olahraga merdeka. Seluruh perlombaan merupakan variasi dan modifikasi dari cabang olahraga yang menekankan kerja sama tim, kreativitas, kekompakan, dan sportivitas,” ujar Wawan Guntoro.
Beragam perlombaan unik dan menarik turut memeriahkan kegiatan tersebut, di antaranya Gol Merdeka, Panah Asmara, Gol Jowo, serta berbagai permainan kolaboratif lainnya. Dispora Jatim juga menggandeng sejumlah komunitas dan program kepemudaan dalam pelaksanaannya, termasuk para juara dunia olahraga binaan Jawa Timur serta pemuda kreatif yang tergabung dalam program Youth Creative Center (YCC).
Tidak hanya itu, panitia juga menyiapkan perlombaan khusus bagi para kepala OPD melalui kompetisi Adu Strategi Gol Merdeka yang diharapkan mampu membangun semangat kebersamaan dan dukungan dari seluruh ASN terhadap pimpinan masing-masing perangkat daerah.
Wawan menjelaskan bahwa konsep perlombaan akan terus dikembangkan sehingga dapat menjadi agenda rutin dengan berbagai variasi permainan yang menghibur dan memperkuat kekompakan pegawai. Dengan demikian, suasana peringatan kemerdekaan dapat berlangsung lebih segar, kreatif, dan tidak monoton.
Selain perlombaan, Laga Ceria Merdeka juga menghadirkan Bazar UMKM hasil kolaborasi dengan Dharma Wanita Persatuan. Kehadiran bazar tersebut menjadi wadah promosi bagi pelaku usaha mikro sekaligus menambah semarak suasana perayaan.
Panitia juga menyediakan layanan cek kesehatan dan tes kebugaran gratis bagi peserta. Program ini terlaksana berkat dukungan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, Kimia Farma, serta Universitas Negeri Surabaya (UNESA) yang turut berpartisipasi dalam pelaksanaan pemeriksaan kebugaran.
Dalam kesempatan tersebut, Dispora Jatim juga menyampaikan apresiasi kepada Bank Jatim atas dukungannya terhadap pengembangan olahraga dan peningkatan prestasi atlet Jawa Timur. Bentuk dukungan tersebut menjadi salah satu wujud sinergi antara pemerintah daerah dan dunia usaha dalam mendorong kemajuan sektor olahraga di Jawa Timur.
Menutup sambutannya, Wawan Guntoro mengajak seluruh peserta untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh semangat dan menjunjung tinggi nilai sportivitas.
“Selamat berlomba kepada seluruh peserta. Semoga kegiatan ini semakin mempererat persaudaraan, menumbuhkan semangat kebersamaan, dan menjadi momentum untuk memperkuat komitmen kita dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Jawa Timur,” pungkasnya.
Melalui Laga Ceria Merdeka 2026, Pemerintah Provinsi Jawa Timur berharap semangat kemerdekaan tidak hanya dirayakan melalui seremoni, tetapi juga diwujudkan dalam semangat gotong royong, kolaborasi, dan kebersamaan yang menjadi fondasi utama dalam membangun Jawa Timur yang maju, sejahtera, dan berdaya saing.













Komentar