oleh

Rumah Warga di Tomoli Utara Terbakar, Dugaan Akibat korsleting listrik

banner 468x60

PARIGI MOUTONG, Central.asia – Kepanikan terjadi di Dusun II, Desa Tomoli Utara, Kecamatan Toribulu, Kabupaten Parigi Moutong, Minggu (27/9/2026) pagi. Satu unit rumah milik warga bernama Abdul Muis (41) terbakar sekitar pukul 09.00 WITA.

Saat kebakaran terjadi, Abdul Muis diketahui sedang berada di dalam rumah dan tengah membuat bumbu di dapur. Ia kemudian melihat asap masuk ke dalam rumah yang sempat diduganya berasal dari aktivitas tetangga yang sedang membakar ikan di sekitar lokasi.

banner 336x280

Namun, beberapa saat kemudian, korban melihat kobaran api telah berada di bagian atas atap rumah. Menyadari kondisi tersebut, Abdul Muis langsung bertindak cepat menyelamatkan anak-anaknya keluar dari rumah.

Dalam situasi tersebut, korban tidak sempat menyelamatkan sejumlah barang berharga yang berada di dalam rumah.Teriakan minta tolong korban kemudian mengundang perhatian warga sekitar. Salah seorang saksi, Sukardi (46), yang merupakan tetangga korban, bersama warga lainnya langsung membantu proses pemadaman.

Berkat respons cepat warga, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 10.00 WITA. Tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.Akibat kebakaran, rumah milik Abdul Muis mengalami kerusakan dan korban diperkirakan mengalami kerugian materiil sekitar Rp42 juta.

Dari keterangan awal yang dihimpun di lokasi, kebakaran diduga berkaitan dengan korsleting arus listrik pada instalasi listrik rumah korban. Namun, dugaan tersebut masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.

Kapolsek Ampibabo IPTU Ansaruddin, S.H., mengatakan pihaknya telah mendatangi lokasi, melakukan pengecekan, mengumpulkan keterangan dari korban dan warga sekitar serta memastikan situasi pascakebakaran tetap aman dan kondusif.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Korban bersama anak-anaknya berhasil menyelamatkan diri sebelum api membesar. Kami telah melakukan pengecekan awal dan mengumpulkan keterangan dari korban maupun masyarakat sekitar,” ujar IPTU Ansaruddin.

Kapolsek menegaskan, terkait penyebab kebakaran, pihaknya masih mengedepankan pemeriksaan dan fakta di lapangan. Dugaan korsleting listrik belum dapat dijadikan sebagai kesimpulan akhir sebelum dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

“Untuk penyebab kebakaran, sementara masih diduga akibat korsleting arus listrik. Namun kami tidak ingin berspekulasi. Penyebab pastinya perlu dipastikan melalui pemeriksaan lebih lanjut agar informasi yang disampaikan kepada masyarakat benar-benar sesuai fakta,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya yang berkaitan dengan instalasi dan peralatan listrik di rumah.“Kami mengimbau masyarakat untuk memeriksa kondisi kabel, stop kontak dan peralatan listrik secara berkala.

Jangan menggunakan instalasi listrik yang sudah rusak atau tidak layak. Selain itu, kompor, tungku maupun sumber api lainnya jangan ditinggalkan dalam keadaan menyala tanpa pengawasan,” imbau Kapolsek.

Menurutnya, kewaspadaan menjadi semakin penting di kawasan permukiman karena kebakaran pada satu bangunan dapat dengan cepat mengancam rumah-rumah di sekitarnya apabila tidak segera ditangani.Polsek Ampibabo juga berkoordinasi dengan pemerintah desa dan pihak terkait untuk penanganan pascakebakaran, termasuk pendataan dampak serta kemungkinan dukungan bagi korban.

Kapolsek menambahkan, masyarakat juga diminta tidak mudah menyebarkan informasi mengenai penyebab kebakaran sebelum ada kepastian dari hasil pemeriksaan.

“Kami mengajak masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Apabila mengetahui adanya kejadian kebakaran atau kondisi yang berpotensi membahayakan, segera laporkan kepada petugas agar dapat ditangani dengan cepat,” pungkasnya.

Pasca kejadian, situasi di sekitar lokasi kebakaran terpantau aman dan kondusif. Personel kepolisian tetap melakukan pemantauan sekaligus mengantisipasi kemungkinan munculnya gangguan kamtibmas maupun risiko keselamatan dari sisa bangunan yang terbakar.(Red)

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *