oleh

Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Senator Lia Istifhama: Kalau Spanyol Bisa, Timnas Indonesia Juga Bisa

banner 468x60

SURABAYA — Keberhasilan Timnas Spanyol menjuarai Piala Dunia 2026 mendapat apresiasi dari Senator DPD RI asal Jawa Timur, Dr. Lia Istifhama, S.H.I., S.Sos., S.Sos.I., M.E.I. Lia yang mengaku sebagai salah satu pendukung Timnas Spanyol dalam gelaran Piala Dunia 2026 tersebut mengaku bersyukur atas keberhasilan La Roja meraih trofi bergengsi sepak bola dunia.

Menurut Lia, kemenangan Spanyol tidak hanya menunjukkan kualitas teknis para pemain, tetapi juga memperlihatkan pentingnya kekompakan, kerja sama tim, mental juara, serta penerapan prinsip fair play dalam sebuah pertandingan.

banner 336x280

“Yang pertama, saya bersyukur karena Spanyol juara. Walaupun itu bukan negara kita, tetapi saya memang mendukung Spanyol,” ujar Lia.

Ia menilai keberhasilan Spanyol menjadi juara Piala Dunia 2026 semakin istimewa karena sebelumnya negara tersebut juga telah meraih gelar juara EURO 2024. Dengan demikian, Spanyol berhasil menunjukkan konsistensi sebagai salah satu kekuatan sepak bola dunia.

Bagi Lia, pencapaian tersebut menjadi bukti bahwa prestasi dalam sepak bola tidak hanya ditentukan oleh kemampuan individu pemain. Menurutnya, kualitas teknis harus berjalan beriringan dengan kekompakan dan semangat sportivitas.

“Ini adalah kemenangan sepak bola. Kita bicara kemampuan dan juga fair play. Jadi, bukan hanya kemampuan, tetapi keduanya harus didapatkan,” katanya.

Lia juga menyoroti komposisi pemain Spanyol yang banyak diisi oleh talenta-talenta muda. Menurutnya, keberhasilan generasi muda Spanyol menjadi juara dunia dapat menjadi inspirasi bagi Timnas Indonesia yang juga tengah membangun kekuatan dengan banyak pemain muda.

Ia berharap para pemain Timnas Indonesia tidak merasa minder ketika harus berhadapan dengan negara-negara yang selama ini memiliki tradisi kuat dalam sepak bola. Menurutnya, secara postur fisik, pemain Indonesia tidak selalu memiliki perbedaan yang terlalu jauh dengan para pemain dari negara lain.

Karena itu, kata Lia, hal yang perlu menjadi perhatian adalah bagaimana membangun sistem pembinaan yang baik, meningkatkan kemampuan pemain, serta membangun kekompakan dalam tim.

“Pemain-pemain Spanyol ini banyak yang masih muda. Semoga ini menginspirasi Timnas Indonesia yang juga masih muda supaya bisa seperti Spanyol,” tuturnya.

Lia bahkan menyampaikan pesan optimistis bahwa Indonesia juga memiliki peluang untuk meraih prestasi besar apabila mampu melakukan pembenahan secara serius.

“Kalau Spanyol bisa, kita juga bisa,” tegasnya.

Menurut Lia, salah satu pelajaran penting yang dapat diambil dari keberhasilan Spanyol adalah kekompakan. Dalam sepak bola modern, kemampuan individu memang penting, namun tidak akan cukup apabila tidak didukung dengan kerja sama seluruh pemain.

“Kita lihat Spanyol ini banyak pertandingan yang mereka jalani. Ada kompetisi dan sebagainya. Maka semoga Timnas Indonesia bisa mengambil pelajaran dari Spanyol bahwa kita juga bisa,” ujarnya.

Ia menambahkan, membangun tim yang solid membutuhkan proses panjang. Setiap pemain harus memiliki semangat yang sama, memahami perannya masing-masing, serta mampu mengutamakan kepentingan tim.

Selain kekompakan, Lia juga menilai peningkatan kemampuan fisik menjadi hal yang tidak kalah penting. Menurutnya, sepak bola membutuhkan stamina dan daya tahan yang baik karena pemain harus mampu berlari dan bertanding dengan intensitas tinggi selama pertandingan.

“Perbaikan fisik juga penting. Karena kalau berlari, tentu kondisi fisiknya harus kuat. Kemudian skill juga harus terus dilatih,” jelasnya.

Lia berharap keberhasilan Spanyol di Piala Dunia 2026 dapat menjadi inspirasi bagi pembinaan sepak bola Indonesia. Ia menilai, prestasi besar tidak dapat diraih secara instan, melainkan membutuhkan proses panjang, pembinaan berkelanjutan, kompetisi yang sehat, serta dukungan dari berbagai pihak.

Menurutnya, Timnas Indonesia memiliki potensi besar untuk berkembang. Dengan semakin banyaknya pemain muda yang mendapatkan kesempatan bermain di level kompetitif, ditambah dengan pembinaan yang terarah, Lia optimistis masa depan sepak bola Indonesia dapat semakin cerah.

“Yang penting adalah kekompakan, peningkatan fisik, dan skill yang terus dilatih. Semoga apa yang diraih Spanyol bisa menjadi inspirasi bagi Timnas Indonesia,” pungkasnya.

Keberhasilan Spanyol menjuarai Piala Dunia 2026 pun diharapkan tidak hanya menjadi sebuah kemenangan bagi negara tersebut, tetapi juga dapat menjadi contoh bagi negara-negara lain, termasuk Indonesia, tentang pentingnya membangun tim yang kuat melalui perpaduan antara talenta muda, kerja sama, kemampuan teknis, disiplin, dan semangat fair play.

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *