oleh

Disbudpar Jatim Dorong Pariwisata Naik Kelas, Perkuat Penerbangan Langsung dan Wisata Berbasis Pengalaman*

banner 468x60

SURABAYA – Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Jawa Timur, Evy Afianasari, S.T., M.M.A., mendorong pengembangan pariwisata Jawa Timur menuju level yang lebih tinggi melalui penguatan konektivitas penerbangan internasional, pengembangan destinasi wisata berbasis pengalaman, serta peningkatan lama tinggal dan belanja wisatawan.

Hal tersebut disampaikannya dalam Sarasehan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur bertajuk “Gerbang Baru Nusantara: The Next Level – Menguatkan Peran Jawa Timur, Menggerakkan Kemajuan Indonesia, Menuju Gerbang Dunia” yang digelar di atas KRI Makassar 590, Selasa (13/10/2026).

banner 336x280

Dalam paparannya, Evy mengungkapkan bahwa kinerja pariwisata Jawa Timur menunjukkan perkembangan positif. Berdasarkan data yang disampaikannya, hingga Agustus 2026, kunjungan wisatawan mancanegara mencapai lebih dari 41 ribu kunjungan, sedangkan perjalanan wisatawan nusantara mencapai sekitar 15 juta perjalanan.

Ia juga menyebutkan bahwa peringkat indeks pariwisata Jawa Timur meningkat dari posisi keenam pada 2024 menjadi peringkat ketiga secara nasional pada 2026.

Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan bahwa potensi pariwisata Jawa Timur semakin diperhitungkan dan memiliki peluang besar untuk terus berkembang sebagai salah satu destinasi unggulan di Indonesia.

“Alhamdulillah, dari 2024 ke 2026, indeks pariwisata Jawa Timur meningkat dari peringkat keenam menjadi peringkat ketiga secara nasional. Artinya, posisi Jawa Timur sekarang semakin kuat,” ungkap Evy.

Konektivitas Internasional Jadi Kunci Pengembangan Pariwisata

Evy menegaskan bahwa pengembangan konektivitas menjadi salah satu faktor penting untuk meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara ke Jawa Timur.

Menurutnya, kemudahan akses menuju destinasi wisata akan memengaruhi keputusan wisatawan dalam memilih tujuan perjalanan. Karena itu, Jawa Timur perlu memperluas konektivitas penerbangan langsung atau direct flight dari negara-negara potensial.

Ia menyampaikan bahwa pembukaan penerbangan langsung ke Thailand dan China pada 2025 turut memberikan dampak positif terhadap potensi kunjungan wisatawan mancanegara ke Jawa Timur.

Ke depan, pihaknya berharap semakin banyak maskapai yang membuka rute penerbangan langsung menuju Jawa Timur, terutama dari negara-negara yang memiliki potensi pasar wisata besar.

Australia menjadi salah satu pasar yang dinilai menjanjikan. Namun, Evy menyoroti bahwa akses penerbangan langsung dari negara tersebut belum sepenuhnya menjangkau Surabaya.

Ia juga mengungkapkan bahwa berkurangnya konektivitas penerbangan langsung melalui Singapura turut menjadi tantangan tersendiri dalam menjaga arus kunjungan wisatawan dari negara tersebut.

Karena itu, menurut Evy, pemerintah daerah perlu lebih aktif menawarkan potensi pasar pariwisata Jawa Timur kepada maskapai penerbangan.

“Kita harus berani menawarkan diri kepada maskapai untuk membuka direct flight ke Jawa Timur. Tujuannya agar wisatawan semakin mudah datang, memperpanjang lama tinggal, dan meningkatkan belanja selama berada di Jawa Timur,” jelasnya.

Ia menilai, peningkatan konektivitas internasional tidak hanya akan mendongkrak jumlah kunjungan, tetapi juga memperluas dampak ekonomi pariwisata bagi masyarakat dan pelaku usaha lokal.

Wisata Jawa Timur Tawarkan Pengalaman yang Beragam

Dalam paparannya, Evy menyebut kekuatan utama pariwisata Jawa Timur masih bertumpu pada potensi wisata alam yang tersebar di berbagai wilayah.

Namun, untuk mencapai tahap pengembangan berikutnya, pariwisata tidak cukup hanya mengandalkan keindahan alam. Wisatawan perlu mendapatkan pengalaman yang lebih beragam melalui aktivitas, budaya, kuliner, dan interaksi dengan masyarakat setempat.

Karena itu, Disbudpar Jatim mulai mendorong pengembangan wisata berbasis pengalaman atau experience tourism.

Konsep ini menempatkan pengalaman wisatawan sebagai bagian penting dari perjalanan, bukan sekadar kunjungan ke suatu destinasi.

Wisatawan diharapkan dapat menikmati keindahan alam sekaligus mengenal budaya lokal, mencicipi kuliner khas, mempelajari tradisi masyarakat, dan mengikuti berbagai aktivitas yang menjadi keunikan setiap daerah.

Evy menilai pendekatan tersebut dapat meningkatkan daya tarik destinasi sekaligus mendorong wisatawan menghabiskan waktu lebih lama di Jawa Timur.

Pihaknya juga telah menyusun pola perjalanan wisata atau travel pattern untuk menghubungkan berbagai destinasi dalam satu rangkaian perjalanan.

Melalui pola tersebut, wisatawan diharapkan tidak hanya berkunjung ke satu lokasi, tetapi juga melanjutkan perjalanan ke daerah lain sehingga manfaat ekonomi pariwisata dapat dirasakan lebih merata.

Desa Wisata Jadi Kekuatan Pariwisata Jawa Timur

Selain mengembangkan destinasi wisata alam, Pemerintah Provinsi Jawa Timur juga terus mendorong penguatan desa wisata sebagai bagian dari strategi pengembangan pariwisata berkelanjutan.

Evy menyampaikan bahwa desa-desa wisata di Jawa Timur kini semakin berkembang dan mampu menawarkan daya tarik yang tidak kalah dibandingkan destinasi yang dikelola oleh pihak swasta.

Pengembangan tersebut didukung oleh pembinaan, peningkatan fasilitas, dan perhatian pemerintah terhadap pengelolaan destinasi wisata berbasis masyarakat.

Menurutnya, desa wisata memiliki keunggulan karena menawarkan pengalaman yang dekat dengan kehidupan masyarakat, mulai dari tradisi, budaya, kuliner, kerajinan, hingga potensi alam setempat.

Dengan pengelolaan yang baik, desa wisata dapat menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru sekaligus membuka peluang usaha dan lapangan kerja bagi masyarakat.

Evy juga menilai penguatan destinasi dalam negeri menjadi salah satu faktor yang membuat sektor pariwisata Jawa Timur relatif mampu bertahan di tengah berbagai tantangan global.

Ketika kondisi global menimbulkan ketidakpastian pada sejumlah sektor ekonomi, wisatawan nusantara tetap memiliki peluang untuk menggerakkan aktivitas pariwisata di daerah.

Karena itu, promosi wisata dalam negeri menjadi bagian penting dari strategi pengembangan pariwisata Jawa Timur.

Melalui kampanye yang mengajak masyarakat berwisata di daerah sendiri, berbagai destinasi lokal diharapkan semakin dikenal dan menjadi pilihan utama wisatawan.

Perkuat Pola Perjalanan Bali–Jawa Timur

Dalam upaya memperluas pasar wisatawan, Disbudpar Jatim juga mendorong promosi langsung ke sejumlah destinasi utama pariwisata nasional, termasuk Bali dan Yogyakarta.

Langkah ini dilakukan untuk membangun pola perjalanan yang menghubungkan destinasi-destinasi unggulan antardaerah.

Evy menilai wisatawan yang telah berkunjung ke Bali maupun Yogyakarta memiliki peluang untuk melanjutkan perjalanan ke Jawa Timur apabila tersedia akses transportasi yang mudah dan paket perjalanan yang menarik.

Dalam konteks tersebut, Banyuwangi menjadi salah satu daerah yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai pintu masuk wisatawan dari Bali menuju Jawa Timur.

Ia juga menyinggung pengembangan konektivitas laut yang menghubungkan Banyuwangi dengan Bali, termasuk pemanfaatan layanan kapal dari Pelabuhan Boom Banyuwangi sebagaimana disampaikan dalam paparannya.

Penguatan jalur tersebut diharapkan dapat mendukung mobilitas wisatawan sekaligus membuka peluang distribusi kunjungan ke destinasi-destinasi di luar Bali.

Menurut Evy, langkah ini relevan di tengah tantangan overtourism atau kepadatan wisatawan di sejumlah kawasan Bali.

Jawa Timur dapat mengambil peluang tersebut dengan menawarkan beragam destinasi alternatif, mulai dari wisata alam, budaya, bahari, hingga desa wisata.

Dengan pola perjalanan yang terintegrasi, wisatawan diharapkan dapat memperpanjang perjalanan mereka di kawasan Jawa Timur dan sekitarnya.

Tingkatkan Lama Tinggal dan Belanja Wisatawan

Lebih lanjut, Evy menegaskan bahwa keberhasilan pengembangan pariwisata tidak hanya diukur dari jumlah kunjungan wisatawan, tetapi juga dari berapa lama wisatawan tinggal dan seberapa besar pengeluaran mereka selama berwisata.

Menurutnya, peningkatan lama tinggal atau length of stay dan belanja wisatawan menjadi indikator penting untuk memperbesar kontribusi sektor pariwisata terhadap perekonomian daerah.

Untuk mencapai tujuan tersebut, Jawa Timur perlu menghadirkan pengalaman wisata yang beragam, menyusun paket perjalanan yang terintegrasi, meningkatkan kualitas layanan, serta memperluas konektivitas transportasi.

Wisatawan yang memiliki lebih banyak pilihan aktivitas dan destinasi diharapkan akan tinggal lebih lama, mengunjungi lebih banyak daerah, serta membelanjakan uangnya untuk akomodasi, kuliner, transportasi, produk UMKM, dan berbagai layanan wisata lainnya.

Dengan demikian, manfaat pariwisata tidak hanya dirasakan oleh pengelola destinasi, tetapi juga oleh masyarakat, pelaku usaha, dan sektor ekonomi pendukung.

Jawa Timur Siap Naik Kelas Menuju Gerbang Dunia

Menutup paparannya, Evy menegaskan bahwa Jawa Timur memiliki modal kuat untuk mengembangkan sektor pariwisata menjadi salah satu penggerak ekonomi daerah.

Peningkatan peringkat indeks pariwisata, besarnya potensi wisata alam, perkembangan desa wisata, serta peluang konektivitas internasional menjadi fondasi untuk mendorong pariwisata Jawa Timur ke tingkat yang lebih tinggi.

Namun, pencapaian tersebut perlu diikuti dengan strategi yang berorientasi pada peningkatan kualitas pengalaman wisatawan, perluasan akses penerbangan, penguatan promosi, dan integrasi destinasi antardaerah.

Kolaborasi antara pemerintah, pengelola destinasi, pelaku industri pariwisata, maskapai penerbangan, dan masyarakat menjadi faktor penting untuk mewujudkan langkah tersebut.

Sejalan dengan tema Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur, pengembangan pariwisata diharapkan tidak hanya meningkatkan jumlah kunjungan, tetapi juga memperkuat daya saing daerah, membuka peluang ekonomi bagi masyarakat, dan memperkenalkan kekayaan alam serta budaya Jawa Timur kepada dunia.

Dengan strategi tersebut, Jawa Timur diharapkan semakin kokoh sebagai destinasi unggulan nasional sekaligus menjadi bagian penting dari Gerbang Baru Nusantara menuju pasar pariwisata internasional.

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *