SURABAYA, 9 Agustus 2026 – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpusip) Prov. Jatim bareng Rotary Club of Surabaya Persada mengajak anak-anak belajar Bahasa Inggris dengan cara menyenangkan. Acara yang rencananya akan digelar selama 5 bulan di minggu kedua dan keempat setiap bulannya bertajuk Interact Mengajar : learn, read dan inspire itu juga melibatkan para pelajar dari beberapa negara yang sedang belajar di Indonesia.

Kepala Disperpusip Prov Jatim, Ir. Tiat S. Suwardi, MSi menyampaikan rasa gembira dan senang. Karena kolaborasi antara Disperpusip Jatim dengan Rotary Club of Surabaya Persada ini memberikan konsep menarik dalam belajar berbahasa Inggris. Mengingat, kemampuan berbahasa Inggris merupakan salah satu keterampilan penting untuk membuka akses terhadap ilmu pengetahuan dunia.
“Termasuk terkait literasi akan pengetahuan teknologi, informasi dan komunikasi global. Dan kemampuan tersebut perlu berjalan beriringan dengan budaya membaca dan kemampuan literasi yang kuat,” kata Tiat S. Suwardi saat membuka secara perdana di Ruang Auditorium Literasi (Ausi) Disperpusip Prov. Jatim, Jl. Menur Pumpungan 32, Surabaya, Sabtu (8/8/2026).
Tiat kembali menjelaskan, perpustakaan bukan hanya tempat untuk membaca dan meminjam buku saja. Lebih dari itu, perpustakaan merupakan tempat yang menyenangkan untuk berkembang menjadi tempat belajar, bertemu, rekreasi serta sebagai tempat meningkatkan keterampilan dan potensi diri.
“Termasuk dalam belajar Bahasa Inggris yang kita lakukan bersama Rotary Club kepada anak-anak sejak dini ini,” ujarnya.
Mantan Penjabat Sementara (PJs.) Bupati Ngawi itu kembali menjelaskan, anak-anak tidak hanya diajari untuk meningkatkan kemampuan dasar berbahasa Inggris saja. Mereka diajak untuk melatih keberanian berbicara kepada orang lain. Termasuk menanamkan anak-anak untuk membiasakan membaca dan memperluas wawasan terhadap budaya internasional.
“Yang menarik, proses pembelajarannya ini dikemas dengan fun learning. Yakni mengajak anak untuk tidak takut. Karena berani berbicara dalam berbahasa Inggris menjadikan anak percaya diri mereka tumbuh,” tuturnya.
Untuk itu dirinya berharap, kesempatan tersebut bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Karena pengalaman hidup anak tidak akan terulang kembali. Apalagi, melalui penguasaan berbahasa Inggris bisa menggapai cita-cita mereka untuk belajar di luar negeri lewat berbagai bea siswa yang ditawarkan.
“Ingat adek-adek, bahwa kopi boleh instant, mie boleh instant. Tapi kemampuan tidak diperoleh secara instant. Kemampuan akan tumbuh karena belajar, membaca, mencoba, berlatih dan tidak boleh ada kata menyerah,” ujarnya
Sementara itu, Charter President Rotary Club of Surabaya Persada Enny Ambarsari, SH menyampaikan, bahwa Interact Mengajar : learn, read dan inspire merupakan kegiatan untuk memberikan pelatihan Bahasa inggris untuk anak-anak kelas IV hingga VI Sekolah Dasar. Metode yang diberikan yakni belajar dengan senang dan gembira.
“Anak-anak akan diajari untuk belajar Bahasa Inggris yang menyenangkan. Kami bersinergi program dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Jawa Timur yang luar biasa. Kami mengajak anak-anak bersenang-senang dan agar mereka berani bicara,” jelasnya.
“Jangan ragu-ragu. Banyak yang berkeinginan untuk bisa berbahasa Inggris,” imbuhnya.
Untuk memberikan pembelajaran Bahasa Inggris, dirinya mengajak rotaryan dari pelajar luar negeri yakni Jada Reynolds (California-USA), Valerie Goedke (Germany) dan Eduardo Cristofoli (Brazil). Ketiganya didampingi Rayhaan Arkan Almadani outbound yang akan berangkat ke Germany, Zafira Nadya Aqeela Fansuri, rebound yang baru pulang dari Finland serta Fahreza Arsa. Mereka merupakan anggota Interact yakni organisasi pelayanan masyarakat untuk remaja usia 12–18 tahun yang didukung oleh Rotary Club.
“Kami ingin Disperpusip Jatim bersama Rotary Club menjadi bagian kerjasama dalam bentuk belajar literasi menyenangkan. Harapan kami bahwa kegiatan ini konsisten selama 5 bulan. Harapannya di akhir program mereka dapat up grading skill secara fun. Dan semua kami lakukan dengan gratis,” jelasnya.
“Belajar bersama membaca bersama menginspirasi masa depan mereka. Bersama kita ciptakan generasi yang cerdas, percaya diri dan siap menghadapi dunia,” imbuh Enny.(***)














Komentar