oleh

DPW PKB Jatim Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Sekaligus Doakan Muktamar NU Berjalan Lancar

banner 468x60

DPW PKB Jatim Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Sekaligus Doakan Muktamar NU Berjalan Lancar

banner 336x280

SURABAYA — Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jawa Timur menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di halaman Kantor DPW PKB Jatim, Senin (24/8/2026).

Kegiatan tahunan yang digelar sebagai bentuk penghormatan dan ungkapan syukur atas kelahiran Nabi Muhammad SAW tersebut berlangsung khidmat sekaligus penuh kebersamaan. Sekitar seribuan warga dan kader PKB turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Ketua panitia kegiatan yang juga Ketua Fraksi PKB DPRD Jawa Timur, M. Ashsri, mengatakan peringatan Maulid Nabi merupakan agenda rutin yang digelar setiap tahun. Menurutnya, momentum tersebut juga dimanfaatkan untuk mendoakan agar pelaksanaan Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-35 yang akan berlangsung di Jombang berjalan lancar dan sukses.

“Ini sudah tahunan, setiap kelahiran Rasulullah kita memperingatinya. Kebetulan bertepatan menjelang Muktamar NU, sekaligus kita mendoakan muktamar berjalan lancar, sukses, tidak ada halangan dan dijauhkan dari malapetaka serta bencana,” ujar Ashsri.

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut dihadiri jajaran Dewan Provinsi serta sejumlah pengurus dan kader PKB dari kabupaten/kota. Ketua DPRD Jawa Timur dan Ketua DPW PKB Jatim juga hadir dalam kegiatan tersebut.

Ashsri menyebut pesan utama yang disampaikan dalam kegiatan tersebut adalah memperkuat doa dan semangat untuk terus berkhidmat kepada umat.

“Pesannya sambung doa. Kita minta doa penuh kemudahan dan kelancaran, karena ini walaupun acara PKB, kita juga minta doa untuk Muktamar NU,” katanya.

Selain doa bersama, peringatan Maulid Nabi juga diisi dengan kegiatan berbagi kebahagiaan bersama masyarakat. Panitia menyediakan makan bersama, sembako dan berbagai hidangan untuk warga yang hadir.

Menurut Ashsri, peringatan Maulid Nabi bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk menumbuhkan rasa syukur dan kecintaan kepada Rasulullah Muhammad SAW.

“Kita harus bangga, harus senang dan bersyukur. Karena tidak ada yang kita miliki selain berharap syafaat dan pertolongan Rasulullah, baik di dunia maupun di akhirat. Maka setiap tahun harus kita peringati sebagai bentuk rasa terima kasih dan syukur atas anugerah terbesar dengan diutusnya Nabi Muhammad SAW,” jelasnya.

Terkait Muktamar NU ke-35, Ashsri berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung aman, lancar dan menghasilkan kepemimpinan yang mampu membawa kebaikan bagi NU dan umat.

Ia juga berharap muktamar dapat menjadi momentum untuk memperkuat persatuan warga NU serta menjauhkan seluruh proses dari kepentingan maupun niat buruk yang dapat mengganggu jalannya organisasi.

“Kita doakan muktamar lancar dan sukses. Semoga tidak ada orang-orang yang berniat buruk kepada NU dan semuanya dijauhkan dari hal-hal seperti itu,” tuturnya.

Lebih jauh, Ashsri berharap kepemimpinan NU ke depan mampu membawa organisasi semakin baik, mempersatukan umat dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.

“Pemimpin yang terpilih diharapkan mampu membawa kebaikan untuk NU, mampu mempersatukan seluruh umat dan membahagiakan warga NU,” ujarnya.

Menurutnya, NU ke depan masih menghadapi berbagai pekerjaan rumah, terutama dalam hal penataan organisasi dan kepemimpinan. Karena itu, hasil Muktamar NU diharapkan dapat memberikan arah baru yang semakin kuat bagi organisasi.

“PR-nya banyak. NU harus menata keorganisasian, menata kepemimpinan dan masih banyak lagi yang harus dilakukan,” pungkasnya.

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *