oleh

Jajaran Polres Sigi dan Tim Gabungan Padamkan Karhutla

banner 468x60

SIGI, Central.asia – Jajaran Polres Sigi bersama tim gabungan bergerak cepat memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda perkebunan warga serta kawasan hutan pinus di lereng gunung Desa Balamoa hingga Dusun IV Topesino, Desa Mantikole, Kecamatan Dolo Barat, Kabupaten Sigi, Senin (7/9/2026).

Peristiwa yang menghanguskan sekitar 10 hektare lahan ini sempat memicu kekhawatiran warga sekitar karena mendekati area permukiman.

banner 336x280

Kasihumas Polres Sigi, AKP Nuim Hayat, S.H., mewakili Kapolres Sigi AKBP Kari Amsah Ritonga, S.H., S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa informasi awal mengenai kemunculan titik api diterima aparat pada pukul 13.00 WITA dari laporan warga setempat.

“Personel Pamapta Polres Sigi bersama Polsek Dolo langsung dikerahkan ke lokasi. Bersama TNI, Dinas Pemadam Kebakaran, BPBD, pemerintah kecamatan, aparat desa, dan masyarakat, kami langsung melakukan penyekatan serta pemadaman,” ujar AKP Nuim.

Berdasarkan kronologi kejadian, api yang awalnya terlihat di lereng Desa Balamoa berhasil ditangani petugas pemadam kebakaran pada jarak sekitar 300 meter dari permukiman warga. Namun, menjelang sore hari pada pukul 15.00 WITA, embusan angin membuat api menjalar ke kawasan hutan pinus di Dusun IV Topesino.

Medan yang terjal dan curam di lereng gunung menjadi kendala utama bagi tim gabungan dalam menjangkau titik api secara maksimal. Kendati demikian, Bhabinkamtibmas bersama warga tetap berjibaku melakukan pemadaman secara manual serta membuat jalur penyekatan untuk menghentikan laju api.

Hingga pukul 17.40 WITA, petugas gabungan masih bertahan di lokasi guna memantau perkembangan situasi dan mengantisipasi kemunculan titik api baru.

Berdasarkan pendataan sementara, luas wilayah yang terdampak api diperkirakan mencapai 10 hektare yang mencakup lahan perkebunan warga serta kawasan konservasi hutan pinus.

Mengingat kondisi cuaca dan potensi kerawanan yang masih tinggi, pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Pihak berwenang juga meminta warga untuk segera melaporkan kepada aparat terdekat apabila menemukan indikasi titik api baru agar dapat ditangani secara dini sebelum meluas. (Ali)

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *