PALU, Central asia — Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulawesi Tengah, Zullikar Tanjung, S.H., M.H., memimpin pelantikan dan pengambilan sumpah sejumlah pejabat baru di lingkungan Kejati Sulteng, Selasa (18/8).
Prosesi khidmat tersebut berlangsung di Aula Abdul Aziz Lamdjido, Kantor Kejati Sulteng.Pelantikan ini didasarkan pada dinamika organisasi untuk meningkatkan kinerja serta mewujudkan pelayanan hukum yang prima kepada masyarakat.
Dalam amanatnya, Kajati menegaskan bahwa para pejabat yang dilantik merupakan hasil evaluasi pimpinan atas profesionalitas dan integritas kerja.
“Dinamika bangsa saat ini menuntut lembaga penegak hukum untuk menghadirkan keadilan yang tidak hanya berorientasi pada kepastian hukum, tetapi juga memberikan kemanfaatan bagi masyarakat serta mendukung kebangkitan ekonomi nasional,” ujar Zullikar.
Sejumlah pejabat utama dan kepala kejaksaan negeri (kajari) yang resmi dilantik meliputi Sefran Haryadi, S.H., M.H. sebagai Asisten Pemulihan Aset Kejati Sulteng. Dr. Lapatawe, S.H., M.H. sebagai Kepala Kejari Palu. Ikram Mhd Saleh, S.H., M.H. sebagai Kepala Kejari Donggala. Nurdin, S.H., M.H. sebagai Kepala Kejari Morowali. David Razi, S.E., S.H., M.H. sebagai Kepala Kejari Tojo Una-Una. Andi Herman, S.H., M.H. sebagai Kepala Kejari Buol.Ali Toatubun, S.H., M.H. sebagai Kepala Kejari Toli-Toli.
Kepada Asisten Pemulihan Aset yang baru, Kajati memberikan penekanan khusus untuk memperkuat koordinasi pengelolaan, penelusuran, hingga perampasan aset dan barang bukti sesuai ketentuan perundang-undangan.
Sementara itu, para Kajari baru diinstruksikan agar mampu mengendalikan kebijakan penegakan hukum secara preventif maupun represif di wilayah hukum masing-masing.
Menutup arahannya, Kajati mengingatkan bahwa sumpah jabatan yang diucapkan membawa tanggung jawab besar yang harus diemban dengan integritas tinggi. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para pejabat lama atas dedikasi dan pengabdian mereka selama bertugas di wilayah hukum Kejati Sulawesi Tengah. (Agus)














Komentar