MOROWALI, Central.asia — Kapolda Sulawesi Tengah Irjen Pol Nasri Sulaeman, S.I.K., M.H., meresmikan sejumlah fasilitas strategis di Markas Komando (Mako) Polres Morowali pada Sabtu (19/9/2026). Peresmian ini menandai kunjungan kerja perdana beliau ke wilayah tersebut guna memperkuat pengamanan di kawasan industri nasional.
Fasilitas baru yang diresmikan meliputi Rumah Dinas Jabatan Kapolres Morowali, Gudang Logistik, Lapangan Tembak, Pura Agung, Lapangan Sepak Bola, serta Mako Batalyon C Pelopor Satbrimobda Sulteng.
Kegiatan peresmian ini dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), di antaranya Bupati Morowali H. Iksan Baharudin Abd Rauf, Kapolres Morowali AKBP Reza Khomeini, Ketua DPRD Morowali Herdianto Marsuki, Wakil Bupati Morowali Iriane Iliyas, serta para tokoh adat dan tokoh masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Irjen Pol Nasri Sulaeman menekankan bahwa Kabupaten Morowali memegang posisi vital sebagai pusat pertumbuhan ekonomi dan kawasan industri strategis nasional. Pesatnya arus investasi dan pembangunan di daerah ini berimplikasi langsung pada kompleksitas tantangan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).”Morowali merupakan kawasan industri strategis nasional. Kompleksitas tantangan keamanan menuntut peningkatan profesionalisme personel serta penguatan sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan,” tegas Irjen Nasri.Sementara itu, Kabidhumas Polda Sulteng Kombes Pol Achmad Muhaimin, S.I.K., M.H., menambahkan bahwa fasilitas yang telah dibangun merupakan bentuk investasi jangka panjang untuk mendongkrak kualitas pelayanan publik. Ia berharap fasilitas umum seperti lapangan sepak bola dan rumah ibadah juga dapat berfungsi sebagai ruang interaksi sosial untuk merajut kebersamaan antara Polri, TNI, pemerintah, dan masyarakat.Pihak Polda Sulteng mengimbau agar seluruh jajaran Polres Morowali merawat dan memanfaatkan fasilitas baru tersebut secara optimal demi menjaga stabilitas keamanan serta mendukung iklim investasi yang kondusif di Bumi Tepe Asa Aroa.*














Komentar