TOUNA, Central.asia – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda wilayah perbatasan Desa Kabalo dan Desa Tatari, Kecamatan Tojo Barat, Kabupaten Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah, pada Kamis (3/9/2026) sekitar pukul 13.00 WITA.
Peristiwa yang menghanguskan lahan seluas kurang lebih tiga hektare tersebut diduga bermula dari gesekan ranting dan daun kering akibat cuaca kemarau yang melanda kawasan itu.Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Tengah menerima laporan kejadian ini pada pukul 22.35 WITA.
Menindaklanjuti laporan tersebut, tim gabungan yang terdiri atas Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Tojo Una-Una, Pemadam Kebakaran, Manggala Agni, Polsek Tojo, Koramil, Subsektor Tojo Barat, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta masyarakat setempat langsung bergerak cepat menuju titik lokasi untuk melakukan penanganan dan pemadaman api.
Berdasarkan laporan resmi yang ditandatangani oleh Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Sulawesi Tengah, Ir. Asbudianto, S.T., M.Si., situasi di lapangan saat ini sudah aman dan terkendali. Api dipastikan telah padam sepenuhnya, sementara petugas terus melakukan pemantauan intensif di lokasi kejadian guna mengantisipasi kemunculan titik api susulan.
Peristiwa ini dipastikan tidak menimbulkan korban jiwa maupun warga yang mengungsi. Kendati demikian, pihak BPBD mencatat kebutuhan mendesak di lapangan berupa pengadaan peralatan mobile pemadaman karhutla guna meningkatkan kesiapsiagaan penanganan bencana serupa di masa mendatang.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah bersama instansi terkait mengimbau masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan, mengingat kondisi cuaca kering yang masih berisiko memicu gesekan dan penyebaran api di wilayah rawan. (Red)




















Komentar