oleh

Luar Biasa, Inovasi Ampas Tebu dan Serat Ijuk Antarkan Tim FK UPN Veteran Jatim Raih Prestasi Nasional !

banner 468x60

BOGOR — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan civitas akademika UPN Veteran Jawa Timur di tingkat nasional. Tim mahasiswa Fakultas Kedokteran yang terdiri dari Nasywa Puti Maulidya, Fairuz Izza Eziza, dan Nayla Aqilah Rabbany berhasil meraih penghargaan Best Oral Presenter dalam ajang Diskusi Ilmiah Nasional ES-Defense 2026 yang diselenggarakan oleh FMIPA Universitas Pertahanan pada Sabtu, 15 Agustus 2026.

Ajang ilmiah tersebut mengusung tema “Inovasi Sains dan Teknologi untuk Pertahanan Berkelanjutan”. ES-Defense 2026 menjadi wadah bagi akademisi, mahasiswa, peneliti, dan insan pendidikan dari berbagai daerah di Indonesia untuk mempresentasikan gagasan serta hasil penelitian di bidang sains dan teknologi pertahanan.

banner 336x280

Dalam kompetisi tersebut, tim UPN Veteran Jawa Timur dengan Dosen pembimbing FK UPN Raihan Mahesa Ardiansyah, S.K.M., M.KL. tersebut tampil pada subtema Pertahanan Militer dengan membawa penelitian berjudul “Optimasi Biokomposit Hibrida Ampas Tebu-Serat Ijuk Teralkalisasi sebagai Material Alternatif Panel Protektif Non-Balistik Kendaraan Taktis.”

Penelitian itu mengangkat pemanfaatan bahan-bahan lokal yang selama ini tergolong sebagai limbah, yakni ampas tebu dan serat ijuk. Kedua bahan tersebut dikembangkan menjadi biokomposit hibrida melalui proses modifikasi kimia berupa alkalisasi untuk menghasilkan material dengan karakteristik yang lebih sesuai sebagai material alternatif.

Inovasi tersebut diarahkan untuk mendukung pengembangan panel protektif non-balistik kendaraan taktis militer. Penggunaan material berbasis serat alam diharapkan dapat menghadirkan alternatif yang lebih ringan, ekonomis, sekaligus memanfaatkan sumber daya terbarukan dan limbah lokal.

Penelitian ini sekaligus menunjukkan bahwa inovasi di bidang pertahanan tidak selalu harus bergantung pada material konvensional. Pemanfaatan bahan alam yang tersedia di dalam negeri membuka peluang pengembangan material alternatif yang memiliki nilai tambah serta berpotensi mendukung industri pertahanan nasional.

Atas gagasan dan penyampaian penelitian tersebut, tim mahasiswa Fakultas Kedokteran UPN Veteran Jawa Timur berhasil mendapatkan apresiasi dari dewan juri dan dinobatkan sebagai Best Oral Presenter untuk kategori Pertahanan Militer.

Penilaian tersebut tidak hanya menjadi pengakuan terhadap substansi penelitian, tetapi juga terhadap kemampuan tim dalam menyampaikan gagasan secara sistematis. Kerapian metodologi, kejelasan presentasi, serta potensi penerapan hasil penelitian menjadi sejumlah aspek yang memperkuat capaian tim dalam kompetisi ilmiah nasional tersebut.

Inovasi yang dikembangkan tim UPN Veteran Jawa Timur juga dinilai memiliki relevansi dengan konsep pertahanan berkelanjutan atau green defense. Pemanfaatan ampas tebu dan serat ijuk sebagai bahan dasar biokomposit menjadi salah satu upaya mengintegrasikan aspek teknologi pertahanan dengan prinsip keberlanjutan lingkungan.

Selain mengurangi ketergantungan terhadap material tertentu, pemanfaatan bahan lokal juga berpotensi memberikan nilai ekonomi baru bagi sumber daya yang sebelumnya kurang dimanfaatkan. Pendekatan tersebut sejalan dengan kebutuhan pengembangan teknologi pertahanan yang tidak hanya mempertimbangkan aspek performa, tetapi juga efisiensi, keberlanjutan, dan ketersediaan bahan baku.

Lebih jauh, inovasi berbasis material lokal memiliki peluang untuk mendukung penguatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dalam industri pertahanan. Pengembangan material yang bersumber dari dalam negeri dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat kemandirian teknologi dan industri alat utama sistem persenjataan (alutsista) nasional.

Capaian Nasywa Puti Maulidya, Fairuz Izza Eziza, dan Nayla Aqilah Rabbany juga menjadi bukti bahwa mahasiswa dari berbagai disiplin keilmuan memiliki ruang untuk berkontribusi dalam pengembangan teknologi pertahanan.

Latar belakang Fakultas Kedokteran tidak menjadi batas bagi ketiganya untuk mengembangkan gagasan yang bersinggungan dengan bidang material dan teknologi pertahanan. Justru, kolaborasi lintas disiplin menjadi salah satu modal penting dalam menghasilkan inovasi yang dapat menjawab kebutuhan strategis bangsa.

Keberhasilan meraih Best Oral Presenter di ES-Defense 2026 diharapkan dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa UPN Veteran Jawa Timur lainnya untuk terus mengembangkan penelitian yang inovatif, aplikatif, dan memiliki manfaat bagi masyarakat maupun kepentingan nasional.

Prestasi tersebut sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu menghasilkan gagasan konkret untuk mendukung kemandirian teknologi, ketahanan nasional, dan pembangunan berkelanjutan.

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *