Pacitan Media Central— Ribuan jemaah, alumni, dan tokoh masyarakat memadati kompleks SMKN 1 Donorojo dalam peringatan Haul ke-10 KH Umar Syahid atau yang akrab disapa Mbah Umar Tumbu. Suasana khidmat dan penuh haru mewarnai sepanjang acara yang digelar untuk mengenang warisan serta dedikasi sang tokoh pendiri sekolah tersebut.
Sejak pagi hari, arus peziarah dan tamu undangan tak putus-putus berdatangan. Rangkaian acara dibuka dengan lantunan merdu ayat suci Al-Qur’an dan pembacaan Simtudduror, lalu dilanjutkan dengan tahlil bersama yang dipimpin oleh para ulama setempat.
Semasa hidupnya, Mbah Umar Mojo dikenal gigih memperjuangkan pendidikan karakter dan nilai-nilai keagamaan bagi warga Donorojo dan sekitarnya. Perwakilan keluarga bersama pihak sekolah pun kembali mengulas rekam jejak perjuangan almarhum. Tak hanya dikenal sebagai pengasuh pesantren yang mengayomi, beliau merupakan sosok visioner yang menginisiasi berdirinya SMKN 1 Donorojo demi membuka akses pendidikan kejuruan berlandaskan akhlakul karimah.
“Sepuluh tahun kepergian Mbah Umar Mojo tidak pernah menyurutkan semangat dakwah dan nilai-nilai perjuangan yang beliau wariskan. SMKN 1 Donorojo bisa berdiri kokoh sampai hari ini adalah bukti nyata dari niat tulus beliau untuk memajukan pendidikan masyarakat,” ungkap Kepala SMKN 1 Donorojo di sela-sela acara.
Melalui momen haul seperempat dekade ini, keluarga besar SMKN 1 Donorojo bersama masyarakat berkomitmen untuk terus menjaga keteladanan, kesederhanaan, serta kegigihan Mbah Umar Tumbu. Acara kemudian dipungkas dengan doa bersama yang disusul sesi ramah tamah serta diskusi hangat antar-alumni dan tokoh masyarakat. (Tya)




















Komentar