oleh

Peringati HUT RI ke-81, Pemprov Jatim Berangkatkan 1.150 Peserta Ekspedisi Gunung Arjuno

banner 468x60

SURABAYA – Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur menggelar Pelepasan Peserta Ekspedisi 81 Gunung Arjuno 3.339 MDPL di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Sabtu (15/8/2026). Kegiatan tersebut secara resmi dilepas oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

banner 336x280

Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur, Dr. Ir. Jumadi, M.MT., menjelaskan bahwa Ekspedisi 81 Gunung Arjuno tahun ini menjadi salah satu kegiatan pendakian terbesar yang pernah diselenggarakan dengan melibatkan ribuan peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

Dalam laporannya, Jumadi menyampaikan bahwa selain pendakian menuju puncak Gunung Arjuno yang diikuti sekitar 500 peserta, terdapat pula rangkaian pendakian ke lima bukit yang berada di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soerjo, yakni Bukit Lincing, Bukit Bundak, Bukit Semar, Jendono, dan beberapa titik lainnya yang menjadi bagian dari ekspedisi.

“Pendakian ke lima bukit tersebut diikuti sekitar 650 peserta. Pada 17 Agustus nanti mereka juga akan mengibarkan Bendera Merah Putih sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan para pahlawan. Sehingga total peserta ekspedisi tahun ini mencapai sekitar 1.150 pendaki,” ujar Jumadi.

Ia menjelaskan, para peserta berasal dari 41 komunitas dan terbagi dalam sembilan kelompok besar yang terdiri dari unsur TNI-Polri, relawan, Pramuka, Wanapala, pecinta alam, hingga komunitas pendaki lainnya.

Menurutnya, antusiasme peserta sangat tinggi karena kegiatan ini telah dikenal luas di berbagai daerah. Tahun ini, peserta berasal dari 16 provinsi di Indonesia, didominasi kalangan muda yang memiliki semangat tinggi terhadap kegiatan pelestarian alam dan kebangsaan.

“Di belakang saya hari ini ada peserta dari 16 provinsi. Mereka datang dengan semangat yang sama, bukan untuk menaklukkan Gunung Arjuno, tetapi untuk mencintai Gunung Arjuno,” tegasnya.

Jumadi menambahkan, Gunung Arjuno memiliki nilai historis dan filosofis yang kuat bagi masyarakat Jawa Timur. Sejak pelaksanaan Ekspedisi 77 Nawa Bhakti Satya, di puncak Gunung Arjuno telah berdiri prasasti yang kini menjadi salah satu titik favorit para pendaki untuk berfoto dan mengenang perjalanan mereka.

Pada kesempatan tersebut, Jumadi juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh kepala UPT dan berbagai pihak yang selama ini memberikan dukungan terhadap pelaksanaan ekspedisi. Bahkan, salah satu kepala perangkat daerah perempuan dari lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur turut ambil bagian dalam pendakian hingga ke puncak Gunung Arjuno.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa ekspedisi ini tidak hanya bertujuan menumbuhkan semangat nasionalisme melalui pengibaran Bendera Merah Putih sepanjang 81 meter di puncak Gunung Arjuno, tetapi juga menjadi sarana edukasi pelestarian lingkungan dan perlindungan kawasan hutan.

“Salah satu pesan penting dari ekspedisi ini adalah bagaimana semangat para pendaki gunung berjalan seiring dengan semangat menjaga kelestarian hutan, termasuk mencegah terjadinya kebakaran hutan. Karena itu dalam Ekspedisi Arjuno 3.339 MDPL tahun ini juga akan dilakukan penanaman sebanyak 400 bibit pohon sebagai bagian dari upaya rehabilitasi dan konservasi kawasan hutan,” jelasnya.

Melalui kegiatan ini, Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur berharap dapat menumbuhkan kesadaran generasi muda terhadap pentingnya menjaga ekosistem hutan sekaligus memperkuat rasa cinta tanah air melalui kegiatan yang memadukan petualangan, konservasi, dan semangat kebangsaan.

Ekspedisi 81 Gunung Arjuno menjadi simbol kolaborasi antara pemerintah, komunitas pecinta alam, relawan, dan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus menggelorakan semangat kemerdekaan Indonesia dari puncak salah satu gunung ikonik di Jawa Timur.

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *