SURABAYA – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Timur (Jatim) terus memperkuat dukungan terhadap prestasi atlet dengan menjalin kerja sama strategis di bidang kesehatan. Terbaru, KONI Jatim menggandeng RS Mitra Keluarga Kenjeran, Surabaya, untuk meningkatkan layanan medis dan penanganan cedera atlet secara lebih optimal.
Penandatanganan nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) dilakukan oleh Ketua KONI Jatim, Muhammad Nabil, bersama Direktur RS Mitra Keluarga Kenjeran, dr. Monita Fenny Sudarsono, M.Kes., di Surabaya, Kamis (16/4/2026).
Kerja sama ini menjadi langkah konkret KONI Jatim dalam memastikan seluruh atlet mendapatkan perlindungan kesehatan yang memadai, mulai dari pencegahan hingga penanganan cedera.
Ketua KONI Jatim, Muhammad Nabil, menjelaskan bahwa kolaborasi ini mencakup berbagai layanan kesehatan penting bagi atlet. Di antaranya adalah layanan rawat inap, rawat jalan, serta medical check-up yang terintegrasi dengan BPJS Ketenagakerjaan.
Tak hanya itu, dukungan juga diberikan dalam bentuk penyediaan tim medis profesional, ambulans, hingga obat-obatan dasar selama penyelenggaraan event olahraga di bawah naungan KONI Jatim.
“Kerja sama ini merupakan langkah penting untuk memastikan atlet Jatim mendapatkan perlindungan kesehatan secara maksimal. Kami ingin atlet bisa fokus berprestasi tanpa khawatir terhadap risiko cedera,” ujar Nabil.
Menurutnya, aspek kesehatan menjadi salah satu faktor kunci dalam pembinaan atlet berprestasi. Dengan dukungan medis yang memadai, proses pemulihan cedera dapat berlangsung lebih cepat dan tepat.
RS Mitra Keluarga Kenjeran dipilih sebagai mitra utama bukan tanpa alasan. Rumah sakit ini memiliki fasilitas unggulan berupa Orthopedic Center yang fokus pada penanganan cedera sendi dan tulang—dua jenis cedera yang paling sering dialami atlet.
Fasilitas tersebut dinilai sangat relevan untuk mendukung kebutuhan atlet, baik dalam proses diagnosis, perawatan, maupun rehabilitasi cedera.
“Terima kasih kepada RS Mitra Keluarga Kenjeran yang telah mendukung pembinaan prestasi atlet-atlet Jatim. Prestasi kita adalah prestasi Jawa Timur, dan prestasi Jawa Timur juga merupakan prestasi Indonesia,” kata Nabil.














Komentar