PARIGI MOUTONG, Central.asia — Sebanyak 11 unit rumah warga di Dusun IV, Desa Ogodopi, Kecamatan Kasimbar, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, terendam banjir pada Rabu (23/9) pukul 06.00 WITA.
Peristiwa ini dipicu oleh hujan deras berintensitas tinggi yang mengguyur wilayah tersebut dalam waktu cukup lama, sehingga membuat debit air sungai setempat meluap.
Berdasarkan laporan resmi dari Pusdalops BPBD Provinsi Sulawesi Tengah yang ditandatangani oleh Kepala Pelaksana Ir. Asbudianto, S.T., M.Si., luapan air tidak hanya merendam pemukiman warga, tetapi juga berdampak pada fasilitas keagamaan dan infrastruktur.
“Banjir sempat menggenangi sebelas rumah warga dan dua unit sarana ibadah berupa Pura. Selain itu, satu oprit jembatan dilaporkan mengalami kerusakan, serta sekitar lima hektare lahan perkebunan warga ikut terdampak,” ujar Asbudianto dalam keterangannya.
Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun warga yang harus mengungsi akibat bencana ini. Situasi mutakhir di lokasi kejadian menunjukkan bahwa genangan air telah surut sepenuhnya.
Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Provinsi Sulawesi Tengah bersama BPBD Kabupaten Parigi Moutong langsung bergerak cepat melakukan assessment (kaji cepat) dan berkoordinasi intensif di lapangan.
Berdasarkan hasil pendataan awal, warga saat ini membutuhkan bantuan logistik penanggulangan bencana, normalisasi alur sungai, serta perbaikan oprit jembatan yang rusak guna memulihkan akses aktivitas masyarakat.*














Komentar