SIGI, SULAWESI TENGAH — Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi III melalui UPTD Pengamat Daerah Irigasi Gumbasa memberlakukan sistem pembagian air irigasi secara bergiliran mulai Kamis, 22 Oktober 2026. Kebijakan ini dilakukan menyusul penurunan debit air akibat minimnya curah hujan selama musim kemarau panjang yang dipengaruhi fenomena El Niño.
Informasi tersebut tertuang dalam surat pemberitahuan Nomor 015/GUM/AIR/X/2026 tentang Pemberitahuan Pemberlakuan Sistem Giliran, yang ditandatangani Kepala UPTD/Pengamat Daerah Irigasi Gumbasa, Agus Sudiono, ST, di Biromaru pada 19 Oktober 2026.
Dalam surat tersebut dijelaskan bahwa penurunan debit air terjadi pada saluran irigasi, seiring menyusutnya debit air yang diambil dari intake Bendung Gumbasa.
Berdasarkan perhitungan yang tercantum dalam surat, luas lahan irigasi mencapai 5.725 hektare dengan koefisien pengolahan sebesar 2,1. Kebutuhan debit air diperkirakan sebesar 12,022 meter kubik per detik, sedangkan debit intake yang tersedia saat ini rata-rata hanya 7,393 meter kubik per detik.
Kondisi tersebut menyebabkan ketersediaan air belum mencukupi kebutuhan pengairan. Karena itu, pengaturan distribusi melalui sistem giliran dinilai perlu dilakukan agar pemanfaatan air dapat disesuaikan dengan debit yang tersedia.
Jadwal Giliran Air
Dalam pemberitahuan tersebut, pengairan saluran irigasi dilaksanakan secara bergiliran dengan pembagian jadwal sebagai berikut:
- BGKn 1 sampai BGKn 35: Senin sampai Rabu.
- BGKn 36 sampai BGKn 57: Kamis sampai Minggu.
Pemberlakuan sistem giliran tersebut dilaksanakan sampai kebutuhan air mencukupi, sebagaimana tercantum dalam catatan surat pemberitahuan.
BWS Sulawesi III melalui UPTD Pengamat Daerah Irigasi Gumbasa juga mengimbau masyarakat untuk mematuhi jadwal giliran air yang telah ditetapkan. Masyarakat diminta berkoordinasi dengan petugas pintu air (PPA) setempat apabila menghadapi kendala di lapangan.
Kebijakan ini menjadi bagian dari pengaturan distribusi air di tengah keterbatasan debit, terutama untuk mendukung kebutuhan pengairan lahan pertanian di wilayah layanan Irigasi Gumbasa.
Informasi mengenai jadwal giliran tersebut turut dibagikan melalui unggahan Facebook akun INFO DESA KALAWARA. Masyarakat, khususnya yang memanfaatkan jaringan irigasi Gumbasa, diharapkan memperhatikan jadwal yang berlaku dan mengikuti arahan petugas di lapangan.



















Komentar