oleh

Diduga Alergi Wartawan, Kepala SMAN 1 Saradan Enggan Dikonfirmasi Soal Kejanggalan Proyek Revitalisasi

banner 468x60

Madiun Media Central— Transparansi penggunaan anggaran publik di lingkungan pendidikan kembali dipertanyakan. Kepala Sekolah SMAN 1 Saradan, Kabupaten Madiun, terkesan menghindar dan enggan menemui awak media yang hendak melakukan konfirmasi terkait dugaan pelanggaran spesifikasi pada proyek revitalisasi sekolah tahun 2026.

Sikap tertutup ini terlihat saat tim awak media mendatangi sekolah tersebut. Meski telah menunggu hingga jam kerja usai, Kepala SMAN 1 Saradan enggan menemui wartawan dengan alasan sedang menerima tamu. Pihak sekolah hanya mengutus perwakilan untuk menyampaikan permohonan maaf.

banner 336x280

“Saya mewakili Kepala Sekolah mengucapkan permintaan maaf karena beliau tidak bisa menemui, masih ada tamu,” ujar Amin, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Jumat (21/8/2026).

Upaya konfirmasi ini berawal dari penelusuran jurnalis yang menemukan sejumlah kejanggalan dalam pelaksanaan proyek bantuan revitalisasi SMAN 1 Saradan. Dugaan pengerjaan yang tidak sesuai standar mutu tersebut meliputi beberapa hal. 

Diantaranya, jarak kerapatan usuk yang dinilai kurang presisi dan berisiko pada kekuatan struktur. Penggunaan kembali lgenteng lama yang hanya dicat ulang untuk menyamarkan fisik. Pengecoran dak tidak presisi, pengerjaan kayu blandar yang terkesan kasar, hingga pengganjalan struktur menggunakan potongan kayu seadanya demi mengakali tingkat presisi. Serta adanya pemecahan satu item pengerjaan menjadi beberapa bagian kegiatan terpisah yang berpotensi menyalahi aturan tata kelola anggaran.

Sikap enggan menemui media dari pimpinan sekolah sebagai pejabat pelayan publik ini disayangkan banyak pihak. Dalam alam demokrasi, pers berperan penting sebagai alat kontrol sosial dan penyeimbang informasi publik. Tindakan menghindar tidak hanya mempersulit tugas jurnalistik dalam menyajikan berita yang berimbang, tetapi juga memicu spekulasi liar terkait akuntabilitas pengerjaan proyek revitalisasi tersebut. (Ty)

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *