oleh

Gubernur Sulteng Jadikan Teladan Nabi Dasar Program 9 BERANI

banner 468x60

PALU, Central.asia — Gubernur Sulawesi Tengah Dr. H. Anwar Hafid, M.Si menegaskan bahwa kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW tidak boleh sekadar menjadi seremonial musiman di bulan Rabiul Awal. Nilai-nilai keteladanan Rasulullah harus terus dihidupkan sepanjang waktu untuk mengundang keberkahan hidup, baik dalam lingkup keluarga maupun tata kelola pemerintahan.

Hal tersebut diungkapkannya di hadapan masyarakat saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Kelurahan Tipo, Senin malam (5/10). Menurutnya, salah satu kunci ketenangan dan kemudahan hidup adalah dengan membiasakan menghadirkan kecintaan kepada Nabi di dalam rumah tangga masing-masing.”Kalau mau hidup kita tidak susah, hadirkan terus Rasulullah di rumah kita,” ujar Anwar Hafid.

banner 336x280

Ia membagikan pengalaman pribadinya saat mempraktikkan tradisi menggelar Maulid di rumah sejak berada di kampung halamannya di Wosu, Kabupaten Morowali, sebelum akhirnya diamanahkan memimpin sebagai bupati hingga gubernur.Lebih lanjut, Gubernur menghubungkan nilai kepedulian sosial Rasulullah tanpa membeda-bedakan golongan dengan arah kebijakan pembangunan di daerahnya.

Semangat cinta kasih tersebut diterjemahkan secara nyata melalui visi dan program prioritas 9 BERANI.Dua program utama yang menjadi pilar kebijakan tersebut meliputi BERANI Cerdas dan BERANI Sehat. Program BERANI Cerdas diluncurkan untuk menjawab keresahan orang tua yang ingin menyekolahkan anak hingga tingkat sarjana namun terkendala biaya.

Saat ini, manfaat program tersebut telah dirasakan oleh lebih dari 47 ribu mahasiswa asal Sulawesi Tengah, dengan proyeksi penerima manfaat mencapai 120 ribu mahasiswa pada tahun 2030.

Sementara itu, melalui program BERANI Sehat, pemerintah menjamin agar masyarakat tidak lagi mengalami kendala dalam mengakses fasilitas kesehatan akibat ketiadaan kepesertaan BPJS, tunggakan iuran, maupun jenis penyakit tertentu yang sebelumnya tidak terakomodasi dalam skema reguler.”Kita tidak mau melihat rakyat kita susah,” ucap Gubernur dengan nada tegas, seraya menekankan bahwa keberpihakan kepada wong cito merupakan wujud nyata implementasi akhlak Rasulullah di ranah birokrasi.

“Saya yakin dan percaya, dengan sifat Rasulullah yang peduli kepada umat, Allah akan menurunkan keberkahan ke negeri kita ini,” tambahnya. (Red)

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed