BANGGAI — Permintaan Klarifikasi masih menunggu jawaban terkait keterwakilan pelajar Kecamatan Moilong dalam kegiatan JOB Tomori ke Jakarta bertema “Menapaki Jejak Pemimpin Masa Depan” yang berlangsung pada 19 September 2026.
Permintaan tersebut berangkat dari informasi yang diterima redaksi mengenai alokasi peserta yang terdiri atas dua pelajar dari Kecamatan Batui Selatan dan dua pelajar dari Kecamatan Moilong.
Keempat pelajar itu tercatat mewakili wilayah kerja JOB Tomori dalam kegiatan Global Future Leaders Network (GFLN) Batch 2 Tahun 2026 di Jakarta.Berdasarkan data yang dihimpun wartawan Media Central, keempat peserta tersebut berinisial GA, AN, NU, dan NI. Peserta berinisial GA tercatat bersekolah di Minahasa, AN dan NU di Batui Selatan, serta NI di Kecamatan Moilong.
Redaksi mempertanyakan kejelasan ketentuan alokasi tersebut. Jika ketentuan dua peserta untuk setiap kecamatan benar-benar berlaku, siapakah peserta kedua yang ditetapkan untuk mewakili Moilong? Serta, apakah penentuan keterwakilan didasarkan pada lokasi sekolah, domisili, atau kriteria khusus lainnya?Surat permintaan klarifikasi secara resmi telah dikirimkan kepada Tim Relations JOB Pertamina-Medco E&P Tomori Sulawesi (JOB PMTS) dan SKK Migas Perwakilan Kalimantan dan Sulawesi (Kalsul) melalui pesan WhatsApp sejak 23 Oktober 2026.
Namun, hingga 29 Oktober 2026, wartawan Media Central belum menerima tanggapan resmi dari pihak terkait.Selain pembagian kuota, redaksi juga meminta penjelasan terbuka mengenai mekanisme penjaringan, pihak yang berwenang merekomendasikan serta menetapkan peserta, dan potensi adanya perubahan alokasi atau penggantian peserta di tengah jalan.
Belum adanya jawaban resmi membuat dasar keterwakilan pelajar asal Moilong masih belum terjelaskan secara transparan kepada publik. Sesuai dengan Kode Etik Jurnalistik (KEJ) dan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, Media Central tetap membuka ruang hak jawab, penjelasan, maupun koreksi bagi pihak JOB PMTS dan SKK Migas Kalsul demi menjunjung tinggi prinsip akurasi dan keberimbangan informasi. (Arif)




















Komentar