SURABAYA – Pengurus Pusat Yayasan Almukhlashin Ibadurrahman (YA Ibad) menggelar Muktamar ke-4 YA Ibad di Hall Muzdalifah Asrama Haji Surabaya, Jalan Manyar Kertoadi, Sukolilo, Surabaya, Sabtu (5/9/2026).

Muktamar tersebut menjadi momentum penting bagi keluarga besar YA Ibad untuk melakukan evaluasi perjalanan organisasi sekaligus memperkuat program dakwah, pendidikan, sosial, dan kepedulian terhadap lingkungan.
Ketua Pelaksana Muktamar ke-4 YA Ibad, Yusuf Ibrahim, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

Menurutnya, pelaksanaan muktamar tidak lepas dari kerja keras panitia serta dukungan berbagai pihak, termasuk Unit Pelaksana Teknis Asrama Haji Embarkasi Surabaya dan Palang Merah Indonesia (PMI) Jawa Timur serta PMI Kota Surabaya yang memberikan dukungan layanan pertolongan pertama bagi peserta.
“Terima kasih kepada seluruh panitia muktamar yang telah bekerja keras dan bekerja sama sehingga penyelenggaraan Muktamar ke-4 ini dapat terlaksana dengan baik,” ujar Yusuf dalam sambutannya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada insan media yang turut meliput kegiatan tersebut. Yusuf berharap keberadaan seluruh pihak yang mendukung muktamar menjadi bagian dari upaya bersama dalam menyebarkan kebaikan.
Dalam kesempatan tersebut, Yusuf menjelaskan perjalanan YA Ibad sejak didirikan pada 29 Desember 1982 oleh KH Muhammad As’ad Syukur Fauzani. Yayasan tersebut kemudian disahkan pada 2005 dalam pelaksanaan Muktamar pertama.
YA Ibad, kata dia, memiliki tujuan membentuk generasi yang bertakwa, berilmu, berprestasi, serta memberikan manfaat bagi umat.
Dalam perkembangannya, aktivitas YA Ibad tidak hanya bergerak di bidang dakwah, tetapi juga pendidikan, sosial, dan lingkungan.
Di bidang pendidikan, YA Ibad turut mendirikan lembaga pendidikan mulai dari taman kanak-kanak, TKA hingga Pondok Pesantren Almukhlashin Ibadurrahman.
Sementara di bidang sosial, YA Ibad menjalankan berbagai kegiatan yang menyasar kebutuhan masyarakat. Organisasi tersebut juga memiliki perhatian terhadap persoalan kenakalan remaja serta pencegahan penyalahgunaan narkoba.
“YA Ibad merupakan aktivitas dakwah dengan metode atau cara terbaik berdasarkan hasil riset dan keteladanan yang dilakukan pendirinya,” jelasnya.
Yusuf menyebut, Muktamar ke-4 ini juga menjadi bagian dari perjalanan panjang organisasi. Sebelumnya, Muktamar pertama digelar pada 2005 di Surabaya, Muktamar kedua pada 2012 di Jakarta, dan Muktamar ketiga juga dilaksanakan di Jakarta.
“Dan saat ini adalah Muktamar keempat di Kota Surabaya,” katanya.
Ia menambahkan, saat ini YA Ibad telah berkembang dan memiliki kepengurusan di sejumlah daerah di Indonesia. Berdasarkan laporan yang disampaikan dalam muktamar, kepengurusan YA Ibad telah mencapai 27 kabupaten.
Selain memperkuat organisasi, Yusuf memaparkan sejumlah program yang telah dan sedang dijalankan YA Ibad. Salah satunya program lingkungan melalui kegiatan edukasi, aksi, kolaborasi dan evaluasi.
Program tersebut antara lain mencakup pengelolaan sampah, pemilahan sampah, komposting, penghijauan serta pengembangan program lingkungan di tingkat daerah.
“Program lingkungan ini menjadi ikhtiar nyata dari aktivitas para pengurus dan keluarga besar YA Ibad untuk menjaga alam,” ujarnya.
Kegiatan lingkungan juga dilakukan dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang jatuh setiap 5 Juni. YA Ibad mendorong seluruh jajaran dan masyarakat untuk memahami bahwa menjaga alam merupakan bagian dari tanggung jawab manusia sebagai khalifah di bumi.
Selain lingkungan, pada Agustus 2026 YA Ibad juga melaksanakan kegiatan bakti sosial berupa pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis bagi keluarga serta masyarakat sekitar.
Menurut Yusuf, rangkaian kegiatan tersebut menjadi wujud komitmen YA Ibad untuk terus memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat.
Sementara itu, Muktamar ke-4 juga akan diisi dengan agenda organisasi, termasuk pengukuhan kepengurusan dan pengawas YA Ibad se-Indonesia serta pembahasan arah organisasi ke depan.
Yusuf berharap seluruh rangkaian Muktamar ke-4 YA Ibad dapat berjalan lancar dan menghasilkan keputusan yang membawa kemajuan bagi organisasi serta memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.
“Semoga rangkaian acara hari ini berjalan dengan lancar, penuh keberkahan, serta berada dalam rahmat dan ridha Allah SWT. Semoga bermanfaat bagi seluruh jamaah YA Ibad dan masyarakat Indonesia,” pungkasnya.




















Komentar