oleh

Pemprov Kuatkan Edukasi Literasi Keuangan Melalui Kolaborasi 18 Perusahaan Asuransi Umum

banner 468x60

PALU, Central.asia — Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah menegaskan pentingnya instrumen perlindungan finansial guna mengantisipasi ketidakpastian masa depan. Peribahasa “sedia payung sebelum hujan” dinilai sangat relevan untuk menggambarkan esensi asuransi sebagai pelindung utama dari berbagai risiko kehidupan.

Pesan strategis tersebut mengemuka dalam peringatan Hari Asuransi Nasional 2026 yang dihelat oleh Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) Cabang Palu di halaman Kantor Askrindo, Minggu (20/9).

banner 336x280

Staf Ahli Gubernur Bidang SDM, Pengembangan Kawasan dan Wilayah, Dr. Rusmiadi, S.T., S.H., M.Si., saat membacakan sambutan Gubernur Sulteng, menyatakan bahwa peringatan ini momentum krusial untuk menggenjot literasi keuangan masyarakat.

“Asuransi bisa menjadi penghilang kekhawatiran terhadap risiko. Perlindungan tidak semestinya baru dipikirkan ketika musibah telah terjadi, melainkan sebagai bentuk investasi masa depan,” tegas Rusmiadi di hadapan para tamu undangan.

Ia berharap industri asuransi nasional, khususnya di Sulawesi Tengah, terus bertransformasi menjadi sektor yang inklusif, terpercaya, serta berkontribusi nyata terhadap pembangunan daerah.Senada dengan hal tersebut, Ketua AAUI Cabang Palu, Ibnu Rama Hiddan All Edden, mengungkapkan bahwa tantangan terbesar industri saat ini adalah mengubah stigma masyarakat agar tidak lagi memandang asuransi sebagai kebutuhan sekunder.

“Edukasi berkelanjutan dan peningkatan literasi menjadi pekerjaan rumah bersama agar manfaat perlindungan ini bisa dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat,” ujar Ibnu.

Rangkaian acara yang turut dihadiri oleh Manajer Madya OJK Sulawesi Tengah Hendrik Benyamin serta Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Palu Rahmat Mustafa ini juga diwarnai dengan penyerahan simbolis santunan klaim asuransi kebakaran rumah tinggal.

Melalui pelibatan 18 perusahaan asuransi umum anggota AAUI Cabang Palu, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat engagement antarpemangku kepentingan demi ketahanan ekonomi daerah yang lebih baik.*

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed