MALANG – Akuatik Indonesia Jawa Timur kembali menggelar Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Renang Junior Piala Gubernur Jawa Timur 2026 yang berlangsung di Kolam Renang Stadion Gajayana, Kota Malang, pada 31 Juli hingga 2 Agustus 2026. Ajang ini menjadi wadah penting dalam menjaring bibit-bibit atlet potensial sekaligus memberikan motivasi bagi para perenang muda dari berbagai daerah di Jawa Timur.

Ketua Akuatik Indonesia Jawa Timur, Dewanti Rumpoko, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang terus memberikan dukungan terhadap pembinaan olahraga renang melalui penyelenggaraan kejuaraan kelompok usia junior.
“Saya sangat bergembira, bahagia, bangga, dan berterima kasih kepada Pemprov Jawa Timur yang mengadakan pertandingan kelompok junior. Di sinilah kita mencari bibit-bibit atlet sekaligus memberi semangat kepada anak-anak yang selama ini berlatih secara kontinu,” ujar Dewanti Rumpoko yang juga sebagai Anggota Komisi D DPRD Jatim tersebut
Menurutnya, kehadiran kompetisi sangat penting bagi perkembangan atlet muda. Tanpa adanya kejuaraan yang rutin, semangat latihan para atlet berpotensi menurun karena tidak memiliki target yang jelas untuk dicapai.
“Ketika tidak ada event seperti ini, terkadang di tengah proses latihan mereka menjadi kurang bersemangat, bahkan malas untuk berlatih. Namun ketika ada pertandingan, mereka memiliki target dan tantangan yang memacu adrenalin serta semangat untuk terus berkembang,” katanya.
Dewanti menjelaskan, Kejurprov Renang Junior tahun ini diikuti hampir 600 peserta yang berasal dari berbagai kabupaten dan kota di seluruh Jawa Timur. Seluruh nomor pertandingan renang junior dipertandingkan dalam kejuaraan tersebut.
Lebih lanjut, ia menilai ajang kompetisi tidak hanya memberikan manfaat bagi atlet, tetapi juga bagi orang tua yang selama ini mendampingi proses latihan anak-anak mereka.
“Pertandingan ini membuat semangat bukan hanya bagi atlet, tetapi juga orang tua. Bahkan hasil yang diraih anak-anak nantinya bisa menjadi nilai tambah untuk mendukung pendidikan mereka dan membantu meraih sekolah yang diinginkan,” ungkapnya.
Dewanti menegaskan bahwa program seperti Kejurprov Renang Junior merupakan langkah strategis dalam menciptakan regenerasi atlet renang Jawa Timur yang berkelanjutan. Selain menjadi sarana pembibitan, kompetisi juga berfungsi sebagai media evaluasi hasil latihan para atlet muda.
Ia juga berpesan kepada seluruh peserta agar terus berlatih dengan disiplin dan menjadikan renang sebagai bagian dari gaya hidup sehat.
“Renang adalah olahraga yang sangat menyehatkan dan sangat baik untuk tumbuh kembang anak. Selain itu, renang juga merupakan cabang olahraga yang memiliki prestise tinggi di tingkat nasional maupun internasional,” tuturnya.
Dewanti berharap dari kejuaraan ini akan lahir atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Jawa Timur tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga di kancah internasional.
“Saya berharap akan muncul atlet-atlet hebat dari Jawa Timur, bukan hanya juara nasional tetapi juga internasional. Peran pelatih dan terutama orang tua sangat penting untuk terus mendampingi serta memberikan dukungan agar anak-anak tetap semangat berlatih dan meraih prestasi yang lebih tinggi,” pungkasnya.



















Komentar