PALU, Central.asia — Panglima Kodam XXIII/Palaka Wira, Mayjen TNI J. Binsar Parluhutan P. Sianipar, memantau langsung perkembangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di kawasan Gunung Barako, Kelurahan Poboya, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Sabtu malam (22/8).
Pemantauan darurat ini memanfaatkan teknologi pesawat tanpa awak atau drone yang dioperasionalkan oleh Personel Topografi Kodam XXIII/PW. Langkah taktis tersebut diambil guna mendeteksi secara akurat kondisi titik-titik api yang berpotensi membesar dan meluas di medan perbukitan.
Dari hasil pemantauan udara itu, Pangdam memastikan seluruh strategi penanganan serta kesiapsiagaan personel di lapangan berjalan secara optimal.”Kecepatan dalam mendeteksi dan menangani setiap titik api menjadi kunci utama, mengingat kondisi angin dan medan terjal di kawasan perbukitan sangat memicu kembalinya bara api,” tegas Mayjen TNI J. Binsar.
Sebagai langkah antisipasi lanjutan, Kodam XXIII/Palaka Wira menyiagakan sejumlah prajurit bersama unsur gabungan terkait di lokasi kejadian. Mereka siaga penuh untuk mengambil tindakan cepat apabila mendapati kemunculan titik api baru.
Selain personel darat, Kodam juga menyiagakan armada khusus, termasuk menempatkan 1 unit kendaraan pemadam kebakaran secara siaga khusus di titik rawan tersebut.
Kesiapsiagaan masif ini merupakan wujud nyata dukungan TNI AD dalam membantu pemerintah daerah menanggulangi bencana Karhutla. Kodam XXIII/Palaka Wira berkomitmen penuh untuk terus mengawal penanganan darurat di wilayah Sulawesi Tengah dan Sulawesi Barat melalui integrasi pantauan udara dan patroli darat berkelanjutan. (Red)




















Komentar