oleh

Sekretaris KONI Jatim Akmal Budianto: Kejurprov Renang Junior Jadi Sarana Mencetak Atlet Masa Depan Jawa Timur

banner 468x60

MALANG – Sekretaris Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Timur, Akmal Budianto, turut menghadiri Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Renang Junior Piala Gubernur Jawa Timur 2026 yang berlangsung di Kolam Renang Stadion Gajayana, Kota Malang 31 Juli-2 Agustus 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Akmal menyampaikan apresiasi atas konsistensi Akuatik Indonesia Jawa Timur dalam melakukan pembinaan atlet usia dini melalui kompetisi yang berjenjang.
Menurut Akmal, Kejurprov Renang Junior merupakan salah satu media penting untuk menjaring dan melahirkan calon-calon atlet berprestasi yang nantinya akan menjadi tulang punggung Jawa Timur pada berbagai ajang olahraga tingkat nasional maupun internasional.

banner 336x280

“KONI Jawa Timur sangat mendukung kegiatan seperti ini. Kejuaraan kelompok usia menjadi bagian penting dalam proses pembibitan atlet. Dari event-event seperti inilah akan muncul atlet-atlet berprestasi yang nantinya bisa memperkuat kontingen Jawa Timur di berbagai kejuaraan,” ujarnya.


Ia menilai Akuatik Indonesia Jawa Timur selama ini telah menunjukkan kinerja pembinaan yang cukup baik. Mulai dari proses pencarian bibit atlet, pembinaan usia dini hingga pengembangan prestasi dilakukan secara berkelanjutan dan dinamis.


“Berdasarkan evaluasi dan monitoring yang kami lakukan, pembinaan yang dilakukan Akuatik Indonesia Jawa Timur berjalan cukup baik. Program pembibitan dan pembinaan atlet berlangsung secara positif dan dinamis. Ini menjadi modal penting untuk menjaga prestasi Jawa Timur ke depan,” katanya.


Akmal menegaskan bahwa cabang olahraga akuatik merupakan salah satu cabang andalan Jawa Timur dalam perolehan medali pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON). Karena itu, pembinaan atlet sejak usia dini harus terus diperkuat agar prestasi yang telah diraih dapat dipertahankan bahkan ditingkatkan.


“Cabang olahraga akuatik menjadi salah satu andalan Jawa Timur dalam mendulang medali. Oleh karena itu, pembinaan atlet usia muda harus terus dibiasakan dan dibudayakan. Anak-anak perlu dibentuk sejak dini agar memiliki daya tahan, mental bertanding, dan kemampuan fisik yang kuat ketika memasuki usia prestasi,” jelasnya.
Menurutnya, kompetisi yang rutin digelar akan memberikan pengalaman bertanding yang sangat berharga bagi para atlet muda. Selain meningkatkan kemampuan teknis, kejuaraan juga membentuk karakter, disiplin, dan mental juara yang menjadi bekal penting menuju level yang lebih tinggi.
“Kalau sejak junior mereka sudah terbiasa mengikuti kompetisi, maka ketika memasuki usia matang mereka akan lebih siap menghadapi persaingan di tingkat nasional maupun internasional. Insya Allah, atlet-atlet ini akan tumbuh menjadi generasi yang memiliki kualitas fisik dan mental terbaik,” tambahnya.
Akmal juga mengapresiasi tingginya antusiasme peserta yang datang dari berbagai daerah di Jawa Timur, seperti Kota Malang, Kota Batu, Surabaya, Sidoarjo, Kabupaten Magetan, dan daerah lainnya. Menurutnya, hal tersebut menunjukkan bahwa olahraga renang semakin berkembang dan diminati masyarakat.
Dengan dukungan pemerintah daerah, KONI Jawa Timur, Akuatik Indonesia Jawa Timur, para pelatih, serta orang tua atlet, Kejurprov Renang Junior Piala Gubernur Jawa Timur 2026 diharapkan mampu menjadi wadah lahirnya atlet-atlet potensial yang kelak mengharumkan nama Jawa Timur di tingkat nasional hingga internasional.

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *