Surabaya, Pengurus Wilayah Jawa Timur (Pengwil Jatim) sambut Hari Ulang Tahun (HUT) Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT) Ke-39 (24/09/2029) di kantor sekertariat bersama INI-IPPAT Jatim Jl. Mawar Surabaya, dengan berbagai rangkaian acara sejak pagi hingga siang, mulai hotmil Qur’an, berbagi santunan kepada 39 anak Yatim-Piatu, Potong tumpeng hingga berbagi hadiah bersama anggota.

Ketua Panitia Pelaksana dalam rangkaian HUT IPPAT ke-39 Titiek Nurhayati, SH.,M.Kn melaporkan penyajian acara HUT IPPAT ke-39 di Jawa Timur. Hadir pula Majelis Kehormatan Wilayah (MKW) Jatim IPPAT, Majelis Pembina dan Pengawas Wilayah (MP2W) Jatim IPPAT, Ketua Pengurus Daerah di lingkungan Wilayah Jatim, Pengwil Jatim INI yang di wakili Sekertaris Pengwil Jatim INI, Dewan Kehormatan Wilayah Jatim INI, Dewan Penasehat, Dewan Pakar dan Dewan Advokasi serta jajaran Ketua Bidang Pengwil Jatim IPPAT beserta anggotanya.

“Atas nama Pengurus Wilayah Jawa Timur IPPAT, saya menyampaikan selamat ulang tahun kepada seluruh keluarga besar IPPAT,” ungkap Dr. Sriwahyu Jatmikowati, S.H., M.H., selaku Ketua Pengwil Jatim IPPAT dalam sambutannya.
Dijelaskannya, 39 tahun adalah perjalanan yang dibangun melalui pengabdian, kerja keras, dan kesetiaan pada profesi.
Pada kesempatan itu, dirinya menyampaikan penghormatan dan terima kasih kepada para pendahulu yang telah meletakkan dasar organisasi, serta kepada seluruh rekan PPAT yang terus menjaga marwah jabatan dalam tugas sehari-hari.
“Perayaan ini mengajak kita mengingat kembali makna pengabdian seorang PPAT. Di balik setiap akta yang kita buat, ada kepentingan hukum masyarakat yang harus kita jaga. Ada hak yang perlu dilindungi, ada kepercayaan yang harus kita rawat, dan ada tanggung jawab untuk turut menghadirkan kepastian dalam hukum pertanahan,” tutur Mamiek yang akrab disapa.
Lebih lanjut Mamiek menjelaskan bahwa Perkembangan masyarakat dan layanan pertanahan menuntut PPAT untuk terus belajar, bekerja dengan cermat, serta memegang teguh integritas.
Profesionalisme hanya akan berarti apabila masyarakat dapat merasakan manfaatnya: pelayanan yang bertanggung jawab, sikap yang adil, dan kepastian hukum yang dapat diandalkan.
Oleh karena itu, Mamiek mengajak seluruh keluarga besar IPPAT, khususnya di Jawa Timur, untuk terus memperkuat kebersamaan.
“Mari kita jadikan organisasi ini sebagai ruang untuk saling belajar, saling menguatkan, dan menyumbangkan pemikiran bagi kemajuan profesi serta pembangunan hukum pertanahan di Indonesia.
Ketua Pengwil Jatim IPPAT ini berharap, semoga pada usia ke-39 ini, IPPAT semakin matang dalam bersikap, kokoh dalam menjaga nilai, dan luas manfaatnya bagi masyarakat.
“Semoga Allah SWT senantiasa membimbing langkah pengabdian kita. Dirgahayu ke-39 IPPAT. Teruslah mengabdi dengan integritas, menjaga profesionalisme, dan menghadirkan karya yang bermakna,” tutupnya.




















Komentar