Ponorogo Media Central – Pembangunan peningkatan jaringan irigasi yang saat ini masih progress dilaksanakan oleh Kelompok HIPPA Budi Utomo Desa Ngadisanan Kecamatan Sambit Kabupaten Ponorogo Jatim, dengan panjang 268 meter, diharapkan kedepan lebih menunjang banyak air, dalam hal pengelolaan lahan pertanian.
Sebagaimana hal itu diutarakan Suparni selaku Kepala Desa Ngadisanan pada Jum’at (31/7/2026) dikantornya.
Menurutnya, bahwa harapan dari program ini memberikan dampak langsung terhadap sistem irigasi yang lebih baik dan merata, sehingga kebutuhan air untuk lahan pertanian dapat terpenuhi dengan optimal. Dengan harapan kepada para petani dalam mengolah lahan lancar, meningkat, dan efisien.

Kecamatan Sambit
Kabupaten Ponorogo
Dalam pertemuan juga disampaikan, bahwa mengenai program P3TGAI yang dilaksanakan, semua dilakukan sesuai dengan RAB yang sudah ada, dikerjakan secara swakelola oleh Kelompok Hippa Budi Utomo yang di ketuai Bpk Sutoyo.
“Pembangunan saluran irigasi tersebut masih mencapai sekitar 40 persen. Dengan peaksanakan semua diplester dan di aci (hasil tahap akhir), “kata Suparni.
Di tegaskan bahwa dari program tersebut tidak hanya memperbaiki infrastruktur irigasi, tetapi juga memperkuat semangat gotong royong di kalangan petani. Dengan harapan kedepan agar kesejahteraan masyarakat petani semakin meningkat.
“Semoga pembangunan lancar, dan sesuai harapan, agar masyarakat petani bisa segera merasakan manfaatnya, dalam mengelola lahan dan mengakses air irigasi tanpa ada kesulitan dalam hal pengairan, supaya hasil panennya menjadi baik, “tutup Suparni.
Untuk diketahui pembangunan peningkatan jaringan irigasi dari Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI) yang bersumber dari APBN melalui Kementerian PUPR, dialokasikan oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS). Yang berfokus untuk mendukung kedaulatan pangan dan kemandirian ekonomi, melalui pemberdayaan masyarakat petani. (ex)

















Komentar